Kenapa Panas Anak Naik Turun Bisa Jadi Tanda 3 Penyakit Ini

oleh -0 views
Kenapa Panas Anak Naik Turun
Kenapa Panas Anak Naik Turun

Demam Naik Turun Bisa Jadi Tanda 3 Penyakit Ini – Demam biasanya merupakan tanda bahwa kita memiliki infeksi atau penyakit. Dan jika Anda mengalami demam naik turun, bisa jadi karena kita menderita tifus, malaria, atau demam berdarah.

  • panas naik turun pada anak 1 tahun
  • panas naik turun pada bayi 8 bulan
  • demam anak naik turun disertai batuk pilek
  • anak demam 3 hari belum turun
  • demam anak naik turun selama 5 hari
  • panas anak tidak turun 3 hari
  • panas yang tak kunjung turun pada anak
  • panas anak tidak turun setelah minum obat

Kebanyakan bakteri dan virus yang menyebabkan infeksi pada manusia berkembang dengan baik jika suhu tubuh kita berada pada titik pada 37,1 ° Celcius. Ketika kita mengalami demam dan suhu tubuh meningkat, itu berarti tubuh kita membela diri dan melawan virus dan bakteri yang menyebabkan infeksi. Anak kecil bisa dikatakan mengalami demam jika suhu tubuhnya di atas 37,2 ° Celcius ketika diukur di ketiak, sedangkan orang dewasa di atas 38 ° Celcius.

Demam biasanya akan mereda dan menghilang dalam beberapa hari. Baik dengan bantuan obat penurun demam yang dijual bebas, obat-obatan dari dokter, atau tidak mengonsumsi obat sama sekali. Namun, jika kita mengalami demam naik turun, misalnya hari ini kita demam, besok reda, dan sehari setelah demam muncul kembali, ada kemungkinan kita memiliki tiga jenis penyakit di bawah ini.

Tipus

Tifus adalah demam berat mendadak dan sering tidak diketahui. Infeksi ini disebabkan oleh bakteri Salmonella yang ditelan oleh pasien. Wabah tipus sangat menular dan paling sering terjadi di daerah dengan sanitasi yang buruk, dan akses terbatas ke air bersih.

Biasanya, kita mulai merasa tidak enak 7-14 hari setelah terinfeksi bakteri, disertai sakit perut, diare atau sulit buang air besar, dan demam tinggi hingga 39-40 ° Celcius. Pola demam juga berfluktuasi, di pagi hari suhu tubuh kita bisa turun, tetapi setelah itu bisa naik kembali sepanjang hari.

Jika tifus tidak segera diobati, gejalanya bisa memburuk dalam beberapa minggu dan berisiko menyebabkan komplikasi fatal.

Demam berdarah

Demam berdarah ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes yang terinfeksi virus dengue. Penyakit yang biasanya mewabah di musim hujan memiliki gejala awal seperti kedinginan, bintik-bintik kemerahan muncul di kulit, dan wajah memerah yang bisa bertahan selama 2-3 hari. Gejala khas lainnya yang muncul pada demam berdarah adalah demam naik dan turun yang memiliki pola pelana kuda. Puncak demam ini bisa sangat tinggi yang mencapai 40 ° Celcius atau lebih.

Tanda-tanda lain dari dengue adalah sakit kepala yang parah, belakang mata yang sakit, otot dan nyeri sendi, kelelahan, mual, muntah, kehilangan nafsu makan, dan pendarahan ringan. Gejala-gejala ini biasanya mulai muncul 4-6 hari setelah kita terinfeksi dan bertahan hingga 10 hari.

Malaria

Penyakit yang biasanya ditemukan di negara-negara tropis dan subtropis ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles yang terinfeksi. Gejala malaria biasanya memakan waktu 7-18 hari antara infeksi dan munculnya gejala (masa inkubasi), tetapi ada juga gejala yang baru keluar satu tahun kemudian.

Gejala awal malaria mirip dengan gejala flu, seperti demam suhu tinggi, sakit kepala, berkeringat, dingin, muntah dan kadang-kadang disertai dengan nyeri otot, diare, dan ketidaknyamanan. Gejala-gejala ini kadang-kadang sulit dideteksi sebagai malaria karena mereka terlihat ringan.

Sekedar informasi, demam akibat malaria terjadi dalam siklus 24-72 jam tergantung pada jenis parasit yang menginfeksi. Selama siklus ini, kita awalnya merasa dingin dan menggigil. Setelah itu, akan ada demam yang disertai kelelahan dan berkeringat. Gejala-gejala ini biasanya berlangsung antara 6-12 jam dan kemudian demam turun lagi.

Jika ada teman, keluarga, atau diri sendiri yang mengalami demam naik turun, segera bawa seribu langkah ke dokter atau unit gawat darurat terdekat untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat sesegera mungkin.

Baca juga:

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *