Kenapa Allah Perintahkan Manusia Beribadah?

Kenapa Allah Perintahkan Manusia Beribadah

Kata ibadah umumnya diucapkan, tidak hanya oleh ulama, tetapi juga orang awam, bahkan ana-anak. Namun, apa itu ibadah. Apa saja tindakan yang termasuk dalam kategori ibadah?

Kenapa Allah Perintahkan Manusia Beribadah

Menurut Majelis Rais Ilmy Jam’iyyatul Qurra ‘wal Huffadz Nahdlatul Ulama KH Ahsin Sakho Muhammad, ibadah berarti penyerahan, ketaatan, merendahkan diri (tadzallul) dan ketaatan kepada Sang Pencipta.

Baca juga: Bagaimana Hukum Memelihara Anjing dalam Islam?

Segala sesuatu, katanya, disertai oleh cinta yang mendalam akan sifat Rahman dan rahim serta rasa takut-Nya karena ancaman-Nya.

“Pada saat Allah menciptakan jin dan manusia tujuan paling utama tidak lain hanya agar mereka beribadah kepada-Nya,” katanya kepada NU Online, Kamis (24/5).

Itu bukan karena Tuhan membutuhkan mereka untuk beribadah, justru sebaliknya. Juga tidak lemah, Allah justru Zat yang memberi rezeki dan Maha Kuat. Tujuan makhluk hidup kepada Sang Pencipta adalah beberapa hal.

Pertama, penciptaan hubungan yang harmonis antara Tuhan dan makhluk-Nya. Kedua, sebagai rasa syukur kepada Allah yang telah menciptakan (ijad) dan memelihara (imdad) mereka, mengangkat manusia sebagai khalifah di bumi dan memungkinkan mereka untuk menggunakan fasilitas yang ada di bumi untuk kebutuhan mereka.

Ketiga, Tuhan ingin tahu sejauh ketaatan makhluk-Nya adalah untuk keputusan-Nya. Keempat, kepatuhan manusia akan mempengaruhi nasib mereka di akhirat antara surga dan neraka.

Baca juga: 4 Artis yang Memutuskan Jadi Mualaf, Nomor 3 Kisahnya Bikin Terharu

Kelima, memberikan rasa aman, damai karena mereka merasa ada zat yang melindungi dan memeliharanya. Keenam, menghilangkan rasa arogansi karena hanya Tuhanlah yang Maha Agung di alam semesta ini. Ketujuh, sebagai bentuk ekspresi kelemahan manusia dan kebutuhan mereka akan Sang Pencipta.

Loading...

LEAVE A REPLY

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini