Kementan RI Gulirkan KUR, Dorong Produktifitas Pertanian

oleh -13 views

Kementan RI Gulirkan KUR, Dorong Produktifitas Pertanian

 

ANTERO.CO PANDEGLANG – Untuk mendorong peningkatan produktifitas pertanian,  Kementerian Pertanian (Kementan) RI diwakili Direktur Pembiayaan, Indah Megawati turun langsung mengawal Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk para Petani.

Hal tersebut terungkap saat Indah Megawati melakukan penandatanganan MoU dengan Bupati Pandeglang di Pendopo, Selasa (02/06/2020).

Dikatakan Indah, jika KUR ini bukan tahun yang pertama, karena digulirkan dari mulai tahun 2015.

“Baru kali ini bapak menteri yang baru memerintahkan kami mengawal langsung proses KUR bagi petani,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menyampaikan, jika Menteri Pertanian meminta agar proses pencairan KUR untuk petani ini bisa dilakukan dalam waktu dekat.

“Semalam pun pak Menteri meminta kepada saya agar KUR dalam minggu ini bisa cair. Setelah melihat panen raya di Pandeglang, pak Menteri menilai Banten cukup strategis dan hasil panen cukup tinggi serta kualitas beras cukup baik,” imbuhnya.

Menurutnya, kedatangan pihaknya kesini (Pandeglang-red) juga membawa bank Himbara dan Of Taker, agar petani tidak kesulitan disaat pasca panen nanti.

Dijelaskan Indah, anggaran untuk KUR Pertanian untuk Kabupaten Pandeglang kurang lebih Rp300 Milyar yang bisa digunakan oleh semua komoditi, bahkan untuk pengadaan alsintan.

“Namun harus kita fahami, pemerintah bukan memberikan subsidi uang melainkan hanya subsidi bunga, dari tahun lalu 7 persen per tahun, sekarang menjadi 6 persen per tahun,” terangnya.

Sementara itu Bupati Pandeglang Irna Narulita mengucapkan terimakasih atas respon cepat dari Menteri Pertanian. Ia membenarkan jika pada saat panen raya padi di wilayah Tanjung Lesung, Menteri Pertanian sempat mengunjungi gudang dan pengolahan padi.

“Kami punya semangat, namun sarana prasarana yang belum lengkap. Hal ini mungkin direspon oleh Bapak Menteri, kami ingin menjadi penghasil benih, namun terkendala of taker,” ucapnya.

Irna mengatakan, hadirnya KUR bagi Petani, bagaikan angin segar, dimana kebanyakan petani terkendala biaya dan jaminan untuk melakukan pinjaman.

“KUR hadir mendampingi petani, kekhawatiran para petani yang tidak semua memiliki jaminan sekarang terjawab karena ada KUR yang tanpa anggunan diangka 5-50 juta,” pungkas Irna.

Dalam kesempatan itu Kepala Dinas Pertanian Pandeglang, Budi S Januardi menjelaskan, ada lima komoditi yang bisa mendapatkan bantuan permodalan KUR, mulai dari alsintan, komoditi perikanan, perkebunan, peternakan dan hortikultura.

“Pada tahap pertama yang sudah kita inventarisir kurang lebih sebesar 17 milyar dengan jumlah petani sebanyak 131 orang,” katanya.

 

Editor : Budi Harto

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *