Kelurahan Pageragung Selenggarakan Bimtek Prilaku Hidup Bersih dan Sehat

oleh -44 views

ANTERO.CO, Pageragung, Walantaka  Kota serang, – Dalam program pemberdayakan masyarakan agar bisa hidup dengan prilaku bersih dan sehat, Maka kelurahan Pageragung menggelar bimtek prilaku hidup Bersih dan sehat, di aula kantor kelurahan Pageragung kecamatan walantaka kota serang, kamis (08/10/2020).

Kegiatan ini diikutin oleh ibu-ibu kader PKK maupun posyandu kelurahan serta warga kelurahan pageragung , dan di saksikan kepala kelurahan berserta stap dan Babinsa dari koramil 0217/walantaka, dengan menghadirkan narasumber, Noor Dwiantoro dan ibu Sri Widajati dari Tim STBM LENSA ( Lentera Sanitasi ) selaku pemberi materi.

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) adalah semua perilaku kesehatan yang dilakukan atas kesadaran, sehingga anggota keluarga atau keluarga dapat menolong dirinya sendiri di bidang kesehatan dan berperan aktif dalam kegiatan-kegiatan kesehatan di masyarakat.

Kepala kelurahan Pageragung, Hamimi, “menyampaikan , “Peserta Bimtek harus pokus dan memperhatikan apa yang di sampaikan oleh nara sumber terkait Bimtek PHBS, hal yang belum mengerti diharapkan bertanya kepada nara sumber agar benar paham dan mengerti, selanjutnya ilmu yang telah di dapat dari bintek ini di sampaikan kepada warga dilingkungan masing-masing dan diterapkan dan di aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga target dari program ini benar-benar bisa terwujud“Ungkap beliau.

Sementara Noor Dwiantoro dan ibu Sri Widajati dari  Tim STBM LENSA ( Lentera Sanitasi ) selaku pemberi materi, Memaparkan terkait PHBS menyoroti mengenai jamban atau sanitasi, bagaimana pentingnya jamban terhadap kesehatan baik diri sendiri maupun lingkungan, dampak bagi kesehatan dengan tidak ada jamban sehingga bisa mengakibatkan warga terserang diare terutama anak-Anak, lingkungan menjadi kumuh, penanggulangan hal ini dan menciptakan masyarakat untuk berprilaku hidup bersih dan sehat, PHBS ,dapat di lakukan dengan STBM (sanitasi total berbasis masyarakat) dengan lebih memperhatikan secara khusus mengenai, Lima pilar, yaitu:

1.Stop BABS (Buang air besar sembarangan),

2.CTPS (Cuci tangan pakai sabun), 3.PAM-RT ,

4.Paradigma sampah,

5.pengelolaan limbah Cair-RT.

Selain memaparkan hal diatas, Nara sumber juga mensosialisasikan standar jamban yang baik,terkait gizi dan asi ,serta mengenai penanganan dan pencegahan wabah covid-19.

Acara berjalan dengan tertib , lancar dengan mengedepankan standar protokol kesehatan agar penyebaran wabah covid-19, dapat di putus penyebarannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *