Loading...
Beranda Nasional Berita Banten Kekeringan, Puluhan Hektar Tanaman Padi di Maja Terancam Gagal Tanam

Kekeringan, Puluhan Hektar Tanaman Padi di Maja Terancam Gagal Tanam

ANTERO CO, LEBAK – Cuaca panas yang terjadi belakangan ini mengakibatkan puluhan hektar tanaman padi milik para petani di Dua Desa di wilayah Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, Banten terancam Gagal Tanam akibat mengalami kekeringan.

Sebagian besar lahan sawah milik petani tersebut kondisinya sudah retak, bahkan batang padi yang baru berusia dua minggu sudah banyak yang mengering akibat cuaca panas.

“Cuaca panas yang terjadi dalam beberapa minggu ini mengakibatkan tanaman milik petani, yang baru berusia dua minggu kondisinya sudah mulai mengering dan retak bahkan terancam gagal tanam,” keluh Emuf, salah seorang petani, warga desa Gubugan Cibeureum, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, Banten, Kamis (13/6/2019).

Untuk mengairi lahan sawah, ia dan para petani lainnya mengaku terbentur biaya, apalagi untuk mengairi lahan sawah dengan menggunakan mesin. Jarak air antara lahan sawah ke sungai Cibeureum cukup jauh, dan memerlukan biaya yang tidak sedikit.

“Saya berharap Dinas terkait segera mencari solusi dan memberikan bantuan untuk mengairi lahan sawah para petani agar tidak gagal tanam,” pintanya.

Terpisah, Pelaksana harian Dinas UPT Pertanian Kecamatan Maja, Asep mengatakan, berdasarkan hasil pantauan dan kroscek kelapangan, sekitar 50 Hektar tanaman padi milik para petani di dua desa terancam gagal tanam.

“Ya, untuk sementara hasil kroscek kelapangqn para petugas, terutama ke dua desa yakni, Desa Gubugan Cibeureum dan Desa Tanjungsari sebanyak 50 hektar lahan petani kekeringan dan terancam gagal tanam,” terangnya.

Kondisi saat ini, jelas dia, lahan sawah milik para petani sudah mulai retak, dan sebagian batang padi yang baru berusia dua minggu sudah mulai merah dan layu.

“Dari jumlah tersebut kemungkinan akan terus bertambah, mengingat cuaca cukup panas,” imbuhnya.

Menurut dia, pihaknya sudah melaporkan kejadian ini ke Dinas Pertanian Kabupaten lebak. Dan pihaknya akan terus melakukan pengawasan ke tiap-tiap desa yang ada di wilayah Kecamatan Maja.

“Kami meminta terhadap para petani untuk segera melakukan penanganan agar tanaman tetap tumbuh melalui swadaya dan menggunakan sarana dan fasilitas pertanian yang ada di masing – masing kelompok tani,” imbaunya.

KOMENTAR

TULIS KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini