Kecamatan Walantaka Pasilitasi Rapat Persiapan kegiatan Intervensi Cegah Stunting

oleh -22 views

ANTERO.CO, Walantaka, Kota serang. -Dinas kesehatan Provinsi Banten gelar Rapat persiapan kegiatan intervensi cegah stanting , di aula kantor kecamatan walantaka, Kota serang. Kamis (03/09/2020).

Rapat ini, di hadir oleh Anggota DPRD komisi-V DPRD provinsi Banten Heri Handoko, Kabid kesehatan masyarakat Dinkes Provinsi Banten Achmad Darajat, Kasi gizi masyarakat dinkes kota serang Yati herman, s. Camat walantaka Karsono, didampingi sekmat walantaka sahmin, Kepala MUI walantaka H.Pathoni, Kepala puskesmas walantaka Neng wulan bersama jajaran, ketua penggerak PKK walantaka, kepala kelurahan sekecamatan walantaka serta kader posyandu dan Pkk kecamatan walantaka.

Rapat ini di laksanakan dengan tujuan agar provinsi banten terbebas dari stunting, melalui gerakan serentak masyarakat Banten Cegah Stunting (BAGAS) , dalam rapat ini di isi pemaparan materi baik dari Kabid Kesmas dinkes provinsi banten maupun dari Anggota DPRD provinsi banten, dan di sisipi pembagian masker dan handsanitizer dari Dinkes Provinsi banten.

Kecamatan Walantaka Pasilitasi Rapat Persiapan kegiatan Intervensi Cegah Stunting
Kecamatan Walantaka Pasilitasi Rapat Persiapan kegiatan Intervensi Cegah Stunting

Camat walantaka karsono, menjelaskan, “pemerintah kecamatan walantaka siap mendukung dan bersinergi dalam merealisasikan program kerja dinkes provinsi maupun kota terkait Stunting, dan jauh sebelumnya sudah merealisasikan program dapur gizi, program sanitasi terkait jamban warga dan sosialisasi mengenai sampah, yang selalu berkoordinasi dengan puskesmas walantaka atau dinas kesehatan kota serang guna peningkatan kesehatan masyarakat secara menyeluruh di wilayah walantaka, namun perlu peningkatan kerjasama agar program ini bisa terealisasi secara maksimal. ” Jelas beliau.

Kabid kesehatan masyarakat Dinkes Provinsi Banten, “Achmad Darajat, memaparkan ,”untuk menyikapi penyebaran wabah covid-19, perlu kerjasama lintas sektor agar bisa maksimal, standar protokol kesehatan perlu di terapkan minimal masyarakat mengikuti anjuran selalu mencuci tangan memakai sabun, memakai masker, menjaga jarak , dan istirahat cukup serta komsumsi makanan bergizi, namun perlu juga memperhatikan terkait stunting, yang mana kasus stanting ini harus juga menjadi perhatian khusus karena stunting bisa menyebabkan penurunan tingkat kecerdasan dan rentan terhadap penyakit. “Papar beliau.

Lanjut, Achmad Darajat, “Stunting adalah kondisi gagal pertumbuhan pada anak (pertumbuhan tubuh dan otak) akibat kekurangan gizi dalam waktu yang lama. Sehingga, anak lebih pendek atau perawakan pendek dari anak normal seusianya dan memiliki keterlambatan dalam berpikir, kejadian ini umumnya disebabkan asupan makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi, perlu perhatian khusus terkait pemberian ASI dan makanan tambahan pada 1000 hari pertama kehidupan, karena merupakan periode kritis terjadinya Stunting, peran serta orang tua sangat di butuhkan, disamping hal tersebut kerjasama pemerintah pusat, provinsi, kota hingga tingkat kecamatan dan kelurahan sangan di butuhkan guna terealisasinya target program. “Imbuh Achmad Darajat.

Kecamatan Walantaka Pasilitasi Rapat Persiapan kegiatan Intervensi Cegah Stunting
Kecamatan Walantaka Pasilitasi Rapat Persiapan kegiatan Intervensi Cegah Stunting

Menanggapi terkait stunting, Anggota DPRD komisi-V DPRD provinsi Banten, “Heri Handoko ,fraksi Demokrat, menjelaskan, Beliau berbicara mengenai permasalahan stunting secara umum, terkait langkah dan solusi dan inovasi , menurut beliau, DPRD propinsi banten akan mencari solusi terbaik apakah terkait anggaran serta teknis dalam penanganan stunting di wilayag banten, DPRD provinsi banten akan terus mensuport Dinas kesehatan dan unsur terkait dalam intervensi pencegahan stunting di Banten, Mengingat secara global penyebab utama terjadi stunting , kurang gizi atau gizi buruk adalah kemiskinan, oleh sebab itu langkah pertama DPRD Banten adalah mencari cara untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat banten , dengan langkah serta terobosan dari berbagai aspek. Namun di harapkan agar setiap instansi ,lembaga dan dinas terkait dapat membantu dan mensupport agar setiap program dan bantuan bisa benar-benar tersampaikan kemasyarakat. “Tegas beliau.

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *