Kecamatan Walantaka Adakan Rapat dan sosialisasi Pengembangan Rehabilitasi Berbasis Masyarakat (RBM) 

oleh -79 views

ANTERO.CO, Walantaka, Kota serang, -Dalam rangka menuju provinsi Banten ramah disabilitas, pemerintah kecamatan walantaka bersinergi dengan DP3AKKB provinsi Banten dan DP3AKB kota serang, menggelar rapat dan sosialisasi terkait Pengembangan RBM ,di aula kantor kecamatan walantaka kota serang, Selasa (06/10/2020).

Kegiatan ini, dihadiri oleh Kepala Bidang perlindungan Perempuan dan anak DP3AKKB prov. Banten Ibu Erminiwati, Kepala Bidang perlindungan perempuan dan anak DP3AKB kota serang , Bapak Muhlisin, Camat walantaka, Karsono di dampingi Sekmat walantaka Sahmin, Serta menghadirkan Pemateri Ibu Bilqis pemateri dari Lembaga LKSA Banten, Dan di ikuti para kepala kelurahan kecamatan walantaka, ketua Penggerak PKK serta para kader PKK kecamatan walantaka.

Kecamatan Walantaka Adakan Rapat dan sosialisasi Pengembangan Rehabilitasi Berbasis Masyarakat (RBM) 
Kecamatan Walantaka Adakan Rapat dan sosialisasi Pengembangan Rehabilitasi Berbasis Masyarakat (RBM)

Kepala dinas DP3AKB kota serang ,Melalui Kabid PPA DP3AKB kota serang, Muhlisin Menyampaikan,” Anak Penyandang Disabilitas adalah anak yang mengalami keterbatasan fisik, intelektual, mental dan/atau sensorik dalam jangka waktu lama yang dalam berintegrasi dengan lingkungan dapat mengalami hambatan dan kesulitan untuk berpartisipasi secara penuh dan efektif dengan anak lainnya berdasarkan kesamaan hak, Oleh karena itu perlu Perlindungan Khusus bagi Anak Penyandang Disibilitas ,seperti terpenuhi hak-haknya dan mendapatkan jaminan rasa aman, terhadap ancaman yang membahayakan diri dan jiwa dalam tumbuh kembangnya.”ungkap Beliau.

Masih ,Muhlisin, “Hal mengenai perlindungan tersebut telah tertuang dalam sebuah Peraturan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2017 tentang Perlindungan Khusus Bagi Anak Penyandang Disabilitas, Untuk itu pemerintah kota serang melalui DP3AKB kota serang,akan terus bersinergi dan berupaya dalam mewujudkan Program DP3AKKB provinsi banten tersebut. “Imbuh muhlisin.

Camat walantaka, Karsono, menyampaikan, “Apresiasi kepada kabid PPA DP3AKKB provinsi banten dan kabid PPA DP3AKB kota serang serta pemateri dari Lembaga LKSA Banten,yang telah hadir dan menjadikan kecamatan walantaka bisa menjadi pilot projeck di kota serang dalam Pengembangan RBM khususnya bagi anak penyandang Disabilitas, Tentunya pemerintah kecamatan walantaka siap mendukung program pemerintah pusat maupun daerah, dan kepada para peserta agar bisa mengikuti kegiatan hingga usai dan menyerap semua ilmu yang di sampaikan agar kedepannya dapat berperan aktif, ikut berpartisipasi dalam Rangka menuju provinsi banten ramah desibilitas. “Tutur karsono.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Kependudukan dan Keluarga Berencana (DP3AKKB) Provinsi Banten, Melalui kabid PPA DP3AKKB prov. Banten, Erminiwati,” Memaparkan, “Target Program ini adalah mewujudkan bagaimana Provinsi Banten Ramah Disabilitas, yang maksudnya anak penyandang Desibilitas mendapatkan hak dan perlindungan serta mendapatkan segala hal yang menjadi kebutuhannya,dalam tumbuh dan kembangnya di tengah lingkungan keluarga atau masyarakat, tentunya program ini dapat berjalan dengan maksimal bila di dukung secara bersama dari berbagai lini dan lintas sektor. “Ungkap Beliau.

Kecamatan Walantaka Adakan Rapat dan sosialisasi Pengembangan Rehabilitasi Berbasis Masyarakat (RBM) 
Kecamatan Walantaka Adakan Rapat dan sosialisasi Pengembangan Rehabilitasi Berbasis Masyarakat (RBM)

Di tempat yang sama, Bilqis, selaku pemateri ABK dari Lembaga LKSA Banten,,memaparkan kegiatan ini di gelar dengan tujuan memberikan pemahaman akan pentingnya RBM dalam memenuhi kebutuhan anak penyandang disabilitas, karena sering di temukan di tengah masyarakat, anak yang menyandang disabilitas dipandang sebelah mata, aib bahkan ada yang beranggapan hal yang memalukan, paradigma dan pemikiran ini perlu di luruskan, sehingga anak dengan kebutuhan khusus atau penyandang disabilitas dapat mendapatkan hak-haknya ,Perlindungan dan perhatian, serta mendapat apa yang menjadi kebutuhannya, sebagaimana telah tertuang dalam Permen RI PPPA no. 04 tahun 2017.”papar beliau.

Bilqis, Juga mengharapkan, agar RBM dapat terbentuk dan di bentuk oleh masyarakat dan untuk masyarakat di setiap lingkungan kelurahan yang ada di kecamatan walantaka, selanjutnya beliau berharap program ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah maupun masyarakat kecamatan walantaka, sehingga apa yang menjadi target program dapat terwujud dan terealisasi secara maksimal. “Imbuh bilqis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *