Kecamatan Baros Gelar Pelatihan Pembinaan Perangkat Desa dan Kelembagaan Desa Taman Sari

oleh -13 views

Kecamatan Baros Gelar pelatihan Pembinaan Perangkat Desa dan Kelembagaan Desa Taman Sari

 

ANTERO.CO SERANG –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang Kecamatan Baros, menggelar pelatihan dan pembinaan perangkat desa dan kelembagaan Desa Taman Sari,  di Desa setempat,  Selasa (22/12/ 2020).

Kegiatan tersebut dihadirkan pemateri, diantaranya Camat Kecamatan Baros, Kasi PMD, Kasi Pembangunan dan Kasi  ekbang kecamatan Baros,

Turut dihadiri oleh Babinsa dan Babinkamtibmas Desa setempat, juga Kelembagaan Desa BPD, LPM, Karang  Taruna, RT/RW tokoh masyarakat dan sejumlah elemen masyarakat sekaligus perangkat desa.

Camat Baros, Basuki dalam arahannya menyampaikan, bahwa dalam roda kepemerintahan sangat membantu khususnya dari ketua RT/RW serta BPD.

“Tanpa adanya bapak bapak ini tidak mungkin pemerintahan desa Tamansari bisa berjalan, dasarnya ada kepala desa, sekdes, staf desa, saling menunjang dalam menjalankan roda pemerintahan desa,” katanya.

Dikatakan Camat, kalau dari lomba kampung bersih tidak mendapatkan juara tidak usah kecewa.

“Jangan merasa bosan tetap semangat,” ujarnya singkat.

Sementara itu, Kasi PMD Kecamatan Baros memberikan pemahaman yang seksama Kasipem dan Ekbang Kecamatan Baros, bahwa
Desa adalah desa dan desa adat atau yang disebut dengan nama lain, selanjutnya disebut Desa, adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan.

“Kepentingan masyarakat setempat berdasarkan prakarsa masyarakat, hak asal usul, dan/atau hak tradisional yang diakui dan dihormati dalam sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” terangnya.

Masih kata dia, lembaga Kemasyarakatan Desa yang selanjutnya disingkat LKD adalah wadah partisipasi masyarakat.

“Sebagai mitra Pemerintah Desa, ikut serta dalam perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan pembangunan, serta meningkatkan pelayanan masyarakat Desa,” jelasnya.

Ia menambahkan, lembaga adat Desa atau sebutan lainnya yang selanjutnya disingkat LKD adalah lembaga yang menyelenggarakan fungsi adat istiadat dan menjadi bagian dari susunan asli Desa yang tumbuh dan berkembang atas prakarsa masyarakat Ikut serta perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di Desa.

“Dan meningkatkan pelayanan masyarakat desa, mengusulkan kegiatan program kepada pemerintah desa pada saat di laksanakannya di desa itu musdes atau musrenbangdes, menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat menanamkan rasa persatuan dan kesatuan masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan pemerintah desa pada masyarakat, menyusun rencana melaksanakan, melestarikan dan menggabungkan peningkatan pembangunan,” bebernya.

Ia juga menyampaikan, bahwa Pemerintahan Desa adalah penyelenggaraan urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat dalam sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

‘Pemerintah Desa adalah Kepala Desa atau yang disebut dengan nama lain dibantu perangkat Desa sebagai unsur penyelenggara Pemerintahan Desa.
Badan Permusyawaratan Desa atau yang disebut dengan nama lain adalah lembaga yang melaksanakan fungsi pemerintahan yang anggotanya merupakan wakil dari penduduk Desa berdasarkan keterwakilan wilayah dan ditetapkan secara demokratis,” urainya.

Lebih lanjut Ia mengatakan, Pembangunan Desa adalah upaya peningkatan kualitas hidup dan kehidupan untuk sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat Desa.

“Peraturan Desa adalah peraturan perundang-undangan yang ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama Badan Permusyawaratan Desa,” tutupnya. (Rais)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *