Kasus Dihentikan, Rizieq Syihab Belum Dipastikan Akan Pulang

oleh -0 views
Kasus Dihentikan, Rizieq Belum Dipastikan Akan Pulang
Kasus Dihentikan, Rizieq Belum Dipastikan Akan Pulang

ANTERO JAKARTA – Polda Jawa Barat, telah mengeluarkan  Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) terkait dugaan kasus penodaan negara dengan tersangka Rizieq Syihab. Meski demikian, belum diketahui apakah Rizieq akan kembali ke negara itu dalam waktu dekat.

Baca juga: Penyebar Hoax Asal Kota Cilegon Pernah Gabung dengan MCA

Karena meski kasus dugaan penodaan simbol negara telah dihentikan, status Rizieq masih menjadi tersangka kasus lain, yakni dugaan kasus chat porno.

Ketika ditanya apakah Rizieq akan kembali ke Indonesia dalam waktu dekat, Sekretaris Alumni 212 Muhammad Al-Khaththath yang mengaku telah bertemu Rizieq pada saat ibadah umrah mengatakan dia tidak tahu. Namun, ia berharap Rizieq bisa segera pulang.

“Saya enggak tahu, mudah-mudahan segera pulang, Habib Rizieq bisa puasa Ramadhan bersama kami,” kata Al-Khaththath, di Polda Metro Jaya, Jumat (4/5).

Rizieq yang disebut Khaththath ingin kembali ke negara itu dengan situasi yang kondusif.

“Saya kira beliau orang yang bijak ya. Beliau berpikir untuk keselamatan semua bangsa. Yang penting ketika beliau kembali ke Indonesia, situasinya kondisif, tidak terjadi huru-hara, misalnya tidak ada penangkapan.

Baca juga: Pasang Status Hoax soal PKI, Pria di Sukabumi Ditangkap Polisi

Karena kalau terjadi penangkapan semena-mena, ya pasti pengikutnya kan jutaan orang, pasti marah. Kalau marah siapa yang bertanggung jawab. Menghentikan kemarahan orang tuh nggak gampang,” ungkapnya.

“Kalau di demo kan kita selama ini super damai, masih bisa dikendalikan. Tapi kalau orang terlanjur marah dan lokasinya tidak tahu mengumpul bagaimana caranya, mungkin ada yang di Pandeglang, di Serang, siapa yang akan menghentikan. Saya yakin polisi juga akan kesulitan, karena bagi kita polisi bukan musuh,” tambahnya.

Ia berharap, Polda Metro Jaya juga menghentikan dugaan kasus obrolan pornografi yang menjerat Rizieq. Termasuk, kasus-kasus ulama dan aktivis yang masih berjalan 212.

“Jadi begitulah, dia benar-benar menginginkan suasana yang kondusif dari Indonesia, Ulama dan aktivis 212 tidak dikriminalisasi dan jika dia kembali ke sini tidak ada huru-hara, itu saja.

Jadi kita tidak bisa menebak (waktu) Polisi Jawa Barat (untuk menghentikan kasus penodaan negara) yang diikuti oleh Polda Metro Jaya dan lain-lain. Juga untuk semua aktivis bisa dihentikan masalah, “katanya.

Menurutnya, Rizieq dalam kondisi baik di Arab Saudi. Setiap hari menerima ratusan tamu. Namun demikian, karena orang Indonesia tentu saja Rizieq merindukan rumah.

“Namun, dia orang Indonesia, dan saya yakin dia akan merindukan Indonesia dan ingin bergabung dengan teman-temannya di sini karena dia ingin Indonesia diberkati, aman dan aman,” katanya. (HNR)

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *