Beranda Nasional Berita Banten Karyawan Resign, Diduga PT Meteor Tak Bayar Gaji Terakhir

Karyawan Resign, Diduga PT Meteor Tak Bayar Gaji Terakhir

ANTERO  CO LEBAK – Resign atau berhenti bekerja dari perusahaan merupakan salah satu hal yang umum terjadi di dunia kerja. Berbagai macam faktor pendorong jadi pemicu mengapa karyawan melakukan hal tersebut.

Sebut saja A (Sejumlah Eks Karyawan), ia melakukan Resign dari PT Meteor Samudera Lestari (SML) yang terletak di Kampung Ketug, Desa Citeras, Rangkasbitung, Lebak, Banten. Namun, mereka sejumlah karyawan yang telah berhenti bekerja  itu mengeluhkan, lantaran gaji terakhir mereka selama bekerja di perusahaan tersebut tidak di bayar.

“Saya sudah bekerja selama hampir 2,5 (dua tahun setengah) tahun, saya mengajukan resign bulan Oktober 2019 ini. Tapi, baik itu gaji saya maupun gaji teman-teman saya belum dibayar juga sampai sekarang,” keluhnya kepada media, Senin (28/10/19).

Selain itu, ungkap mereka yang enggan menyebutkan namanya, Upah Minimum Kerja (UMK) Kabupaten Lebak yang seharusnya dibayarkan kepada masing-masing karyawan sebanyak Rp2.490.000 per bulan, namun karyawan hanya menerima upah Rp1.674.000 per bulannya.

“Pernah ada Audit dari Dinas Ketenagakerjaan ke pabrik ini (PT Meteor-red), tapi, kita dipaksa oleh pimpinan, agar mengaku bahwa gaji kami sesuai UMK Kabupaten Lebak,” terangnya.

Sementara itu, salah seorang Staf Administrasi PT SML, Putri mengatakan, karyawan resign mendadak dan harus cari penggantinya.

“Si karyawan resign mendadak, jadi kita harus cari penggantinya,” ucapnya singkat saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Hingga berita di-publish media masih berupaya mengkonfirmasi kepada pihak terkait dalam hal ini Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Lebak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here