Kapolsek Cikande Menerima Kehadiran Pengurus Forum Umat Islam Cikande

oleh -30 views

Kapolsek Cikande Menerima Kehadiran Pengurus Forum Umat Islam Cikande

 

ANTERO.CO SERANG – Kapolsek Cikande, Polres Serang menerima kehadiran Pengurus Forum Umat Islam Kecamatan Cikande, Senin (14/12/2020) sekira pukul 11.00 WIB.

“Kehadiran saudara-saudara kita dalam rangka penyampaian pernyataan sikap dari Forum Umat Islam Cikande/FPI atas kejadian penembakan di Tol Cikampek dan penangkapan IBHRS oleh Polda Metro Jaya (PMJ),” jelas Kapolsek Cikande Kompol M. Rizdky Salatun, S.IK kepada media, Senin (14/12/2020).

Pantauan dilapangan, jumlah yang hadir sekitar 25 orang peserta, selaku penanggung jawab kegiatan Supriyatna Ketua DPC FPI Cikande. Kemudian perwakilan melakukan Audiensi diruang kerja Kapolsek.

Dalam kesempatan itu Kapolsek Cikande, didampingi Iptu Dadang SW, SH. Wakapolsek Cikande, AKP Dodo Kanit Intel. Sedangkan dari Perwakilan Ormas FPI Cikande hadir Ustadz Supriyanto, Buya Bahrie, KH. Saripudin, Ustadz Khotib, Ustadz Wahyu, Ustadz Kodim, Ustadz Boim.

Menurut Rizdky, Ketua FPI Cikande Ustadz Supriyanto mengucapkan banyak terima kasih atas perhatian dan sikap kooperatif dari pihak Polsek Cikande menyambut kehadiran Forum Umat Islam/FPI Cikande tersebut.

Adapun tuntutan yang disampaikan Forum mengatasnamakan forum umat Islam Cikande dari berbagai kalangan ini bersatu.

“Jadi, bukan hanya FPI, saya ditunjuk untuk mewakili dari forum, antara lain tentang kasus penembakan ormas di Tol
Cikampek. tentang penangkapan IBHRS melihat kejadian penangkapan tersebut itu sangat tidak masuk akal,” jelasnya.

Karena, masih menurut dia, sebelumnya beliau sudah bayar denda sebesar Rp50 juta, dan kenapa yang anak Jokowi membuat pelanggaran saat kampanye di Solo itu dibiarkan jadi kami menuntut keadilan.

“Kami ingin Kapolsek menyampaikan aspirasi kita ke Polda Metro Jaya dengan menyampaikan sikap: Untuk bisa membebaskan IBHRS tanpa syarat.
Usut tuntas penembakan di Tol Cikande, Stop kriminalisasi ulama, stop diskriminasi hukum,” tegasnya.

“Jikalau penyampaian kami ini tidak disampaikan, dan tidak ada respon dari PMJ, dengan terpaksa kami akan berangkat ke PMJ demi membela IBHRS,” tambah Ustadz Supryatna.

“Saya ingatkan kembali, saya disini bukan mewakili FPI tetapi atas nama Forum Umat Islam Cikande. Harapan kami aspirasi kami ini tolong disampaikan ke pimpinan PMJ di Jakarta,” tambah Ustadz Supryatna lagi.

Sementara itu, Ustadz Saepudin Pimpinan Ponpes Latahzan juga mengucapkan banyak terimakasih kepada Kapolsek Cikande, karena telah menampung aspirasi mereka.

“Kami akan siap bekerja sama dengan pihak Polsek demi keamanan Kamtibmas di Cikande,” kata Ustadz Saripudin singkat.

Selain para Pengurus Forum/FPI, Pengacara Forum Umat Islam Cikande Buya Bahri, juga mengucapkan terimakasih.

“Kami selama ini selalu berkordinasi dengan pihak Polsek tentang persoalan di masyarakat. Dengan adanya kasus ini saya merasa ada diskriminasi keadilan. Saya berharap ada keniscayaan antara aparat polisi dengan masyarakat,” harap Buya.

“Jadi pada intinya kami tetap Pancasila
dan berdasar UUD 1945, akan tetapi dengan adanya kasus tersebut tergerak hati saya untuk menyampaikan rasa ketidak adilan. Dimohon kiranya Kapolsek Cikande dan
Jajaran untuk menyampaikan aspirasi
kami ke pimpinan PMJ,” pinta Buya menambahkan.

Kapolsek juga tidak lupa mengucapkan terimakasih kepada Pengurus dan Perwakilan Forum/FPI yang telah datang ke Polsek Cikande dengan cinta damai.

Rizdky menjelaskan, bahwa pada masa Orba dan sekarang itu berbeda mungkin dulu ada kriminalisasi ulama, tetapi sekarang itu sudah tidak ada. Hanya kepada individu, itupun yang jelas melanggar hukum, tegas Kapolsek

“Berkaitan dengan kasus di tol Cikampek bahwa, informasi terakhir masih penyelidikan dan bukan kewenangan kami, tapi itu ranahnya PMJ,” tukas Rizdky.

Kapolsek menyampaikan, bahwa kita ini negara Pancasila mesti kita berbeda tapi kita tetap satu. Terkait situasi pandemi Covid -19.

“Saya mohon kerjasamanya ke masyarakat, bahwa kita bukan melarang pengajian, tetapi dimasa sekarang tidak diperbolehkan ada kerumunan masa yang banyak maka jikalau ada, hanya sebatas internal saja. Intinya, saya selaku Kapolsek akan segera menyampaikan aspirasi saudara sekalian ke pimpinan saya berkaitan dengan aspirasi saudara-saudara  tersebut. Perlu kiranya dilakukan penggalangan dan monitor kegiatan FPI DPC Cikande guna menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di daerah hukum Polsek Cikande,” pesan Kapolsek mengakhiri. (Red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *