Jangan Gunakan Kabel Audio Untuk listrik – Mengenal Ragam Jenis Kabel

oleh -2.806 views
Mengenal Ragam Jenis Kabel
Kabel Audio

ANTERO – Dalam sehari-hari kita menggunakan listrik untuk kebutuhan peralatan elktronik, namun kita tidak tahu jenis-jenis kabel yang baik, di sini antero akan menjelaskan ragam jenis kebel sesuai fungsinya.

Kabel Listrik Untuk Instalasi Rumah

merk kabel listrik yang bagus untuk instalasi rumah. Di dalam kabel listrik terdiri dari konduktor serta isolator. Isolator dalam kabel merupakan bahan pembungkus kabel yang umumnya terbuat dari bahan thermosetting atau termoplastik. Sedangkan untuk konduktornya terbuat dari tembaga maupun alumunium.

Kabel NYA

Kabel NYA berinti tunggal, berlapis bahan isolasi PVC dan digunakan untuk instalasi luar atau kabel udara. Warna pada isolasi kabel NYA ada yang berwarna merah, kuning, biru serta hitam.

Kabel NYA tidak tahan air, serta mudah digigit tikus. Supaya kabel NYA aman, dalam menggunakannya harus dipasang dalam pipa ataupun conduit jenis PVC.

Dengan demikian kabel NYA tidak mudah rusak karena gigitan tikus serta apabila terdapat isolasi kabel yang terkelupas maka tidak akan tersentuh langsung.

Kabel NYM

Kabel NYM mempunyai lapisan isolasi PVC, warna isolasi kabel NYM biasanya berwarna putih serta abu-abu. Kabel NYM berinti 2 hingga 4. Isolasi kabel ini sebanyak dua lapis, dengan isolasi sebanyak dua lapis tingkat keamanannya lebih baik dari kabel NYA. Kabel NYM bisa digunakan di area yang kering serta basah, akan tetapi penggunaannya tidak boleh ditanam. Ukuran kabel NYM dari 1,5 mm2 hingga 6 mm2.

Kabel NYY

Kabel NYY dirancang untuk instalasi tetap di dalam tanah, namun mesti tetap diberi pelindung khusus seperti duct, pipa PVC ataupun pipa besi. Bisa digunakan untuk area lembab ataupun kering. Kabel NYY berisolasi PVC berwarna hitam yang terbuat dari bahan yang tak disukai tikus. Kabel NYY lebih kuat dibandingkan kabel NYM. Inti pada kabel NYY terdiri dari 2 hingga 4. (Artikel Lainnya: Pentingnya Peduli Terhadap Kabel Setrika)

Kabel NYAF

Kabel NYAF adalah kabel jenis fleksibel dengan penghantar tembaga serabut berisolasi PVC. Kabel NYAF ini dipakai untuk instalasi panel yang membutuhkan fleksibilitas tinggi. Seperti instalasi tempat yang memiliki belokan-belokan tajam. Kabel NYAF dapat digunakan di area kering. Jangan digunakan untuk area dalam kondisi lembab, basah serta terkena pengaruh cuaca langsung.

Jenis Kabel NYFGbY/NYRGbY/NYBY

Kabel jenis ini digunakan untuk instalasi tetap dalam tanah yang ditanam secara langsung tanpa membutuhkan perlindungan tambahan. Kedalaman yang disarankan dalam pemasangan kabel ini ialah 0,8 meter.

Kabel NYCY

Kabel NYCY digunakan untuk jaringan listrik dengan penghantar konsentris di dalam tanah, ruangan, serta alam terbuka. Bisa digunakan untuk area dengan kondisi lembab ataupun kering.

Kabel BC

Kabel BC dipilin dan disatukan. Ukuran ataupun tegangan maksimal pada kabel BC ialah 6 hingga 500 mm2 / 500 V. Kabel BC ini digunakan untuk saluran di atas tanah serta penghantar pentanahan.

Kabel AAAC

Kabel AAAC berisi keterhantaran elektris tinggi yang berisi magnesium silicide guna memberikan sifat yang lebih baik. Kebal AAAC ini umumnya terbuat dari paduan aluminium 6201. Kabel AAAC tahan karat, kekuatannya dan daya hantarnya sangat bagus.

Kabel ACSR

Kabel ACSR terdiri dari kawat penghantar berbahan alumunium. Inti dari kabel ACSR berbahan kawat baja. Kabel ACSR ini dipakai untuk saluran-saluran transmisi tegangan tinggi.

Kabel ACAR

Kabel ACAR sama seperti kabel ACSR hanya saja kawat penghantarnya diperkuat dengan logam campuran sehingga kabel ACAR lebih kuat dari kabel ACSR.

Kabel NYMHYO

Kabel NYMHYO biasanya digunakan untuk soundsystem, loudspeaker serta virtual video. Kabel NYMHYO adalah kabel jenis serabut. Kabel NYMHYO terdiri dari 2 inti serabut.

Kabel NYMHY/NYYHY

Kabel NYMHY/NYYHY umumnya dipakai untuk instalasi di dalam rumah yang tidak permanen. Sifat dari kabel Kabel NYMHY/NYYHY ini fleksible, serta tidak mudah patah.

Kabel Kabel NYMHY/NYYHY direkomendasikan untuk digunakan sebagai penghubung alat elektronik rumah tangga yang kerap dipindah-pindah serta digunakan untuk area kering.

Isolasi Kabel NYMHY/NYYHY berbahan plastik tahan panas namun temperaturnya tidak boleh melebihi 85 derajat celcius.

Jenis kabel untuk sound system

Mengenal Jenis-jenis Kabel Audio. Bagi kalian yang suka bermain dibidang audio (musik, rekaman, live) pasti tidak akan jauh-jauh dengan dunia per-kabelan.

Banyak sekali jenis-jenis kabel yang beredar dipasaran dan memiliki fungsi yang berbeda-beda sesuai dengan alat/ perangkat keras yang digunakan. Terkadang masih banyak teman-teman kita yang salah menyebu tkan nama atau fungsi dari kabel-kabel tersebut.

Berikut ini antero.co akan menjelaskan beberapa kabel-kabel audio yang sering kita gunakan beserta fungsinya. Mari kita simak bersama.

1. ADAT

ADAT atau yg sering disebut kabel Optic seringkali digunakan untuk memperbanyak / expand input pada Audio Interface yang memiliki optical i/o (input-output). Untuk memperbanyak input, biasanya sering digunakan pada PreAmp External. Koneksi ADAT ini hanya mampu mentransfer maksimal 8 Input simultan saja.

2. FireWire

FireWire adalah kabel yang dikembangkan oleh Apple pada tahun 1990-an. IEEE 1394 atau yang biasa disebut kabel FireWire pertama kali disematkan dikomputer machintosh pada tahun 1999. Kabel koneksi ini sangat berjaya dijamannya dimana setiap hardware audio dan video professional menggunakan koneksi firewire. Berikut macam-macam kabel firewire yaitu:

  • Firewire 400 (1394a – 1995)
  • Firewire 800 (1394b – 2002)
  • Firewire S800T (1394c – 2006)
  • Firewire S1600 dan S3200

3. USB (Universal Serial Bus)

USB saat ini sangat banyak dipakai pada Audio Interface jaman sekarang yaitu USB 2.0 tipe B. Selain kecepatan yang tinggi kabel USB sangat umum ditemui diberbagai perangkat gadget seperti (Laptop, PC, Smartphone, Tablet dll). Dan sangat mudah untuk digunakan. Berikut macam-macam kabel USB yaitu :

USB Type A = Biasanya USB type ini digunakan pada PC dan aplikasi flashdisk, untuk saat ini, USB Type A memiliki 3 jenis speed, yakni
USB 1.0 (12 Mbit/s), USB 2.0 (480 Mbit/s), USB 3.0 (5 Gbit/s), serta USB 3.1 atau yang sering disebut Thunderbolt (10~ 40Gbit/s).

USB Type B = USB Type B biasanya digunakan untuk aplikasi kabel printer dan perangkat faximile serta didalam dunia audio profesional, biasanya kabel tipe ini digunakan untuk menyambungkan Audio Interface dan MIDI Controller ke perangkat komputer.

USB Micro B = Seri ini banyak diaplikasikan untuk penggunaan smartphone, HDD eksternal dan sebagainya, lebih terkenal dengan sebutan micro- USB. Saat ini sudah mencapai speed up to 5 Gbit/s (USB 3.0)

USB Type C = Seiring berkembangnya jaman, Type C merupakan tipe USB yang mampu menyalurkan data yang jauh lebih cepat dibanding seri B. Banyak sekali digunakan di smartphone high end dan tablet.

USB Thunderbolt = USB type ini menggunakan Type C sebagai interfacenya, akan tetapi speed yang digunakan meningkat yang tadinya hanya up to 5 Gbit/s, dalam interface ini terdapat kenaikan hingga mencapai 40 Gbit/s atau biasanya sering disebut USB 3.1 / 3.2

4 . S-PDIF (Sony Philip Digital Interface Format)

Fungsi dari S-PDIF ini hampir sama dengan konektor ADAT yaitu bisa memperbanyak Input/Output dengan koneksi digital. Namun konektor S-PDIF ini hanya bisa menyediakan 2 Input/ output (20 bit) saja. Jika ingin menggunakan 24bit konektor S-PDIF kemungkinan negatifnya akan terjadi error atau yang bisa disebut Jitter (jitter adalah error saat convert pengolahan audio ke digital).

5. XLR 3pin

XLR diciptakan oleh James H. Cannon, kabel ini juga disering disebut kabel canon (baca: kanon) oleh sebagian orang. Kabel ini memiliki koneksi balance karena terdiri dari 3 pin (1 = + , 2 = -, 3 = gnd) . Kabel ini wajib digunakan pada Mic Condensor karna dalan mengalirkan listrik dari phantom power.

6. BNC (Bayonet Neill–Concelman)

BNC / Word Clock Connector sering digunakan untuk menyamakan sample rate antara Audio Interface dan PreAmp external.

7. TS (Tip Sleve)

TS singkatan dari Tip-Sleve (Tip=Left , Sleve=Ground), yaitu konektor unbalanced (mono). Kabel ini sering disebut juga kabel Jack (baca: jek) yang biasa gunakan untuk Instrument musik seperti : gitar elektrik, bass elektrik, keyboard dll

8. TRS (Tip Ring Sleve)

TRS singkatan dari Tip-Ring-Sleve (Tip=Left, Ring=Right, Sleve=Ground), yaitu konektor balanced (stereo). Kabel ini biasa digunakan pada headphone dan juga speaker monitor yang memerlukan koneksi I/O kabel TRS.

9. RCA (Radio Corporation of America)

RCA singkatan dari Radio Corporation of America yang dibuat pada tahun 1940-an. RCA biasa disebut juga A/V Audio Video cable, karna biasanya ada konektor berwarna Kuning pada yang disambungkan ke televisi untuk video, sedangkan RCA yang berwarna merah untuk kiri (stereo) dan yang putih untuk kanan (mono).

10. MIDI (Musical Instrument Digital Interface)

MIDI singkatan dari Musical Instrument Digital Interface. Teknologi kabel ini distandarisasi oleh musik industri pada tahun 1983. Biasanya digunakan untuk menghubungkan Instrumen musik elektronik ke komputer. Cara kerja MIDI yaitu mengirimkan pesan berupa perintah kedalam komputer sehingga perintah tersebut dapat dibaca pada software DAW yang digunakan.

Baca juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *