BEGAL NEKAT..! Janda Muda Ini Lanjutkan Profesi Suami yang Tewas Diamuk Warga

Seorang Janda muda asal Palembang, Sumatera Selatan, Ica
Seorang Janda muda asal Palembang, Sumatera Selatan, Ica (23) akhirnya mendekam di sel tahanan setelah ditangkap polisi. Ica ditangkap terkait kasus begal di KM 5 Palembang.

ANTERO.CO – Seorang Janda muda asal Palembang, Sumatera Selatan, Ica (23) akhirnya mendekam di sel tahanan setelah ditangkap polisi. Ica ditangkap terkait kasus begal di KM 5 Palembang.

Tidak tanggung- tanggung, Ica beraksi bersama pacar dan 3 temannya. Modusnya cukup unik, Ica janjian melalui medsos untuk bertemu atau COD.

Dalam pertemuan itu, sang kekasih Ujang (19) ikut mengawal. Dia memantau dari jauh dengan tiga temannya, bagimana cerita langkapnya?

Janda Muda Ini Lanjutkan Profesi Suami yang Tewas Diamuk Warga

Sejoli asal palembang Ica dan Ujang ditangkap polisi mereka di tangkap terkait kasus begal, keduanya membegal seorang warga dengan modus yang terbilang unik.

Ica memancing korban untuk ketemuan alasannya sih mau membeli handphone, setelah korban datang Ica pun langsung nego barang sementara unjang memantau dari kejauhan.

Tidak lama ujang datang mengaku suami dari Ica dan Ujang marah-marah, korban dipukul handphone dirampas para pelakupun langsung kabur.

Setelah itu barang dijual untuk di belikan miras untuk pesta.

Janda Muda Jadi Otak dan Umpan Menjebak Korban

Seorang Janda muda asal Palembang, Sumatera Selatan, Ica (23) akhirnya mendekam di sel tahanan setelah ditangkap polisi. Ica ditangkap terkait kasus begal di KM 5 Palembang.

Seorang janda muda di kota Palembang, Sumatra Selatan (Sumatra Selatan) dianggap otak dari aksi tersebut. Mode ini cukup baru, karena pelaku mengundang korban untuk bertemu terlebih dahulu.

Kepala Kepolisian Sumatera Selatan, Inspektur Jenderal Polisi Firli Bahuri mengatakan, modus kejahatan baru terungkap setelah polisi berhasil menangkap pelaku, Ica (23). Dia bertemu pertama kali di media sosial, lalu mengundangnya untuk bertemu.

“Otak pelakunya Ica ini. Dia menjebak korbannya dengan meminta bertemu,” kata Firli kepada wartawan di Mabes Polri Sumsel, Palembang, Kamis (14/8/2019).

Korban saat itu adalah Supriono yang diundang untuk bertemu di Jalan AKBP H Umar, Desa Kemuning, Kecamatan Kemuning. Aksi berlangsung pada 20 Juli sekitar pukul 01.00 WIB, modenya adalah mengundang para korban untuk makan malam.

Setelah bertemu dengan korban di lokasi kejadian, tiga temannya, Edwin Ujang, Soni, Andi dan Agung segera melancarkan aksinya. Awalnya, pelaku Andi pura-pura meminjam korek api korban untuk membakar rokok.

Lalu, dia menuduh korban Supriono sedang menggoda istrinya. Kemudian Edwin Ujang dan Soni menghampiri korban dan menganiayanya. Lalu mereka mengambil kunci motor, dompet dan ponsel korban.

“Sementara satu orang pelaku lainnya yakni Agung bertugas mengawasi lingkungan sekitar,” ujar dia.

Tersangka Ica mengatakan, aksi begal tersebut bermula saat dia bersama rekan-rekannya sedang nongkrong. Lalu ketiga pelaku meminta pekerjaan kepada janda muda tersebut.

“Terus dibilangin mending kamu ajak ketemuan saja pria di medsos itu, nanti sesudah sampai di lokasi kami yang ambil dompet dan HP-nya,” ujar Ica

Atas peristiwa tersebut, mereka berempat diamankan di Mapolda Sumsel. Polisi menjerat ketiganya pasal 365 ayat 2 ke 1e dan 2e KUHP dengan ancaman 12 tahun penjara.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here