Ironis Dan Memprihatinkan Rumah Tidak Layak Huni di Carenang Kec. Cisoka

oleh -1603 Dilihat
oleh

TANGERANG, antero.co – Hidup memperihatinkan yang dirasakan oleh Majais warga desa Carenang Cisoka dengan keadaan rumah tidak layak huni untuk ditempati dengan keadaan rumah rusak parah dan nyaris ambruk.

Majais, warga kp carenang cisoka yang sehari – hari bekerja serabutan hidupnya tergolong serba kekurangan, jangankan memperbaiki rumah, untuk kebutuhan sehari – hari saja, majais sangat kesulitan. sabtu (31/12/22)

Majais, Berharap kepada pemerintahan kecamatan cisoka serta kab.Tangerang dan juga para dermawan ada yang peduli dengan keadaan dirinya.

Saat ini majais hidup sendiri tanpa istri karena, Majais sudah lama berpisah dan saat ini tinggal dirumah warisan orang tuanya. anak Majais pun sudah tidak ada /meninggal.

Majais, warga Kp.nyompok gabus RT 010/004 desa Carenang kecamatan Cisoka kabupaten Tangerang provinsi Banten.

Majais, mengungkapkan dihadapan awak media saat dikonfirmasi, “Kerjaan sehari serabutan, penghasilan tidak menentu.”ungkapnya.

Rumah atau tempat tinggal saya sudah lama begini rusak parah, tidak ada dana untuk memperbaikinya, seumpama pemerintah mau bantu merenovasi rumah saya,alhamdullilah, “ungkap Majais sedih.

Bantuan dari pemerintah saya dapat dari dana desa, sudah pernah dapat empat kali dari bank BJB Rp. 900.000; dari ATM langsung.

Cuma kartu kesehatan belum punya, rumah saya disaat musim hujan bocor air masuk semua, saya harus mengungsi pergi dari rumah kadang tidur di masjid.

Dengan keadaan seperti ini menurut saya tidak layak tapi bagaimana, pemerintah disini belum pernah ngobrol gimana caranya, “tutup majais.

Ratih sodaranya, mengatakan, “Sangat perihatin melihatnya, rumahnya sudah tidak layak huni dan makan kadang dirumah, kadang beli kewarung apa aja, kadang ikan asin masak dirumah saya dimasaknya, mandi kadang dirumah, kadang di masjid ,” tuturnya.

(Bonai)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.