Senin, Maret 30, 2020
Beranda Hidup Dan Percintaan Kesehatan Irit Mana Vape Sama Rokok Biasa, Inilah Penjelasannya

Irit Mana Vape Sama Rokok Biasa, Inilah Penjelasannya

ANTERO – Vape vs rokok lebih irit mana? 1 botol liquid vape untuk berapa hari? adakah rokok yang tidak berbahaya, tips cara hemat liquid, pemakaian liquid vape, cara agar vape irit liquid, berapa harga vape, apakah bahaya vape menurut penelitian banyak pertanyaan di otak seseorang yang akan memulai nge-vape seperti itu dan mari kita jabarkan satu-persatu.

Vaporizer merupakan rokok elektrik yang tengah naik daun dan menjadi pilihan banyak perokok untuk mencicipi variasi yang lain dari rokok biasa. Agar Anda tidak salah pilih, kami berikan merek dan tipe rokok vapor yang bisa menjadi teman baru Anda.

Baca juga: Cara Menghitung Ohm, Ampere, dan Volt | Tips Coil Vape

Rokok elektrik ini biasa disebut vape atau e-cigarette. Dibuat pertama kali di Cina pada tahun 2003. Vape terdiri dari baterai, cartridge yang berisi cairan, dan elemen pemanas untuk menghangatkan serta menguapkan cairan yang ada di dalam cartridge.

Bahaya vape menurut penelitian

Bahaya vape menurut penelitian
Bahaya vape menurut penelitian

Banyak yang beranggapan bahwa rokok elektrik ini bisa menjadi solusi untuk mengurangi kecanduan terhadap rokok tembakau. Menurut hasil penelitian, bahaya yang terkandung dalam rokok elektrik ini hanya sebagian kecil dari bahaya yang terdapat pada rokok tembakau. Pada awalnya tujuan dari pembuatan rokok elektrik ini memang sebagai pengganti rokok tembakau yang aman.

Baca juga:

Tidak adanya asap seperti yang dihasilkan rokok tembakau, diklaim merupakan cara yang aman untuk menghisap rokok. Namun sampai sejauh ini, secara ilmiah dan penelitian, rokok elektrik belum bisa dikatakan aman bagi kesehatan.

Vape vs rokok lebih irit mana?

Rokok elektrik atau vape selain diklaim lebih aman untuk kesehatan, juga dianggap lebih murah. Hal ini menjadi alasan beberapa perokok memutuskan beralih dari dari perokok konvensional menjadi vapor.

Lebih irit vape atau rokok

Lebih irit vape atau rokok
Lebih irit vape atau rokok

Jika bicara soal hitung-hitungan, lebih banyak pengeluaran ngerokok atau ngevape sih? Yuk hitung-hitungan dari segi biaya pengeluaran rokok dan vape menurut Richard Situmorang.

Rokok Tembakau

Satu hari = Rp20.000

Tujuh hari = Rp140.000

30 hari = Rp600.000

Keuntungan:

  • Gak ribet (charger baterai, berat, dan lain-lain).
  • Cara pemakaian cuma dinyalain pakai korek.

Kerugian

  • Bau.
  • Terhitung lebih mahal.
  • Cepat habis.
  • Banyak abu rokok.

Rokok elektrik atau Vape

Kapas: Rp50.000 (jangka panjang)

Kawat: Rp20.000 (sebulan sekali)

Liquid: kisaran Rp120.000 hingga 180.000

30 hari = kisaran Rp190.000

Keuntungan:

  • Lebih irit jika dibandingkan dengan rokok konvensional.
  • Banyak pilihan rasa dari liquidnya.
  • Tidak dibayang-bayangi abu.

Kerugian:

-Harus meneteskan liquid pada kapas jika habis, ganti kapas, charger, dan lain-lain.

-Lebih mahal diawal pembelian vape.

“Kalo ngerokok bisa ngeluarin Rp600an per bulan, tetapi kalo ngevape Cuma ngeluarin Rp190 an ribu per bulan,” ujar Richard saat diwawancarai Okezone.

Kesimpulannya, setelah berpindah ke vaping Anda akan lebih merasakan hemat akan biaya dan tidak bosan karena banyak rasa yang dapat Anda cicip setiap kali Anda membeli liquid.

Baca juga: Standar Gulungan Coil Vape | Cara Coiling & Wicking Vaporizer

- Advertisment -