Ini Sebab Sering Mati Lampu Saat Hujan

oleh -0 views
Ini Sebab Sering Mati Lampu Saat Hujan
Ini Sebab Sering Mati Lampu Saat Hujan

ANTERO – Mengapa Listrik Sering Padam Saat Hujan?  Kebanyakan dari kita ketika listrik padam responnya yang ada cenderung negatif. Ada yang ngomel, ada yang uring-uringan, ada yang marah-marah, bahkan ada yang ngamuk-ngamuk saking kesalnya.

Pemicunya beragam: kadang sedang keadaan kerja yang membutuhkan kelistrikan, kadang sedang nonton TV, kadang sedang kumpul-kumpul dan berbagai kondisi yang lainnya.

Apalagi bagi yang sedang nonton siaran langsung sepakbola tim favoritnya, ketika mendadak listrik pada saat pertandingan berlangsung.. sumpah serapah dan caci maki langsung keluar dari mulut.

Tapi apakah kita tau apa yang sedang terjadi di luar sana terkait kondisi kelistrikan yang ada? Apakah kita tau secara pasti apakah sebenarnya penyebab padamnya listrik tersebut?

TARIF LISTRIK DI INDONESIA PALING MURAH SE ASIA TENGGARA

Ingat gan, kita selama ini dibantu dan ‘dimanjain’ negara. Buat yang hanya bisa rajin mencela PLN dan ingin listrik lancar jauh dari pemadaman.. bagaimana jika subsidi listrik dialihkan untuk bangun banyak pembangkit baru? Namun konsekuensi tanpa subsidi tarif listrik jadi lebih mahal. Siap gak? Ntar listrik lancar tarif mahal mencela PLN lagi?

Mungkin kalau dalam kasus pemadaman bergilir dalam waktu yang cukup lama, masih ada toleransi untuk memahami kekecewaan konsumen yang jelas butuh suplai listrik untuk beraktifitas dan melakukan pekerjaan sehari-hari. Itupun kadang-kadang juga dalam keadaan yang sama-sama sulit. Semisal pemadaman bergilir akibat debit air di waduk PLTA yang surut akibat kekeringan di musim kemarau.. mau kita marah-marah ampe bego juga gak akan jadi solusi.Akhirnya dengan terpaksa dilakukan pemadaman bergilir agar tidak over beban.

TS juga memahami kondisi agan-agan sekalian yang daerahnya sering kena pemadaman, terlebih yang daerahnya cenderung rutin terkena pemadaman. Tentunya pihak PLN memberi keterangan atas penyebab terjadinya pemadaman tersebut. Selama alasannya memang jelas dan terpaksa dilakukan pemadaman atas kondisi yang ada, harapan TS kekesalan atau kemarahan yang ada lebih dapat teredam. Kita yang sudah mendapatkan aliran listrik, meski kadang harus mengalami pemadaman berkala mungkin bisa menenangkan amarah dengan rasa syukur, karena masih banyak wilayah lain belum mendapatkan aliran listrik dari PLN.

Ada kondisi force majeur, sehingga terpaksa dilakukan pemadaman secara bergilir. Contoh saat ini di wilayah Sumatra ada beberapa PLTU yang dikarenakan kondisi yang tidak bisa dipertahankan lagi, musti dilakukan overhoul, meliputi pemeliharaan, perbaikan dan penggantian/peremajaan berbagai komponen yang ada. Hal ini dilakukan untuk mencegah kerusakan yang parah di masa datang, sehingga meminimalkan pemadaman selanjutnya. Biasanya overhoul dilaksanakan selama 40-65 hari. Kalau tidak dilakukan, pembangkit malah bisa rusak parah. Yang gak tau akan kondisi yang ada mungkin hanya bisa mencaci-maki dan marah-marah.

Banyak faktor penyebab pemadaman listrik mendadak, seperti: kabel tegangan tinggi putus, kebakaran rumah penduduk, trafo meledak, hingga kelakuan warga yang iseng

Desktop PC-nya TS pernah njebluk kena petir, 1 laptop ane juga pernah koit karena konslet. Nah.. begitu pula dengan peralatan dan infrastruktur PLN yang bisa rusak sewaktu-waktu.

PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN) mengaku terpaksa memutus aliran listrik jika musim hujan tiba. PLN meminta masyarakat untuk mengerti karena langkah itu diambil untuk menghindari kecelakaan akibat sengatan listrik.

“Jika banjir terus dinyalakan, yang mati bukan listrik, orang yang mati. Jadi kami menjaga keselamatan masyarakat,” kata Direktur PLN, Sofyan Basir di JCC, Jakarta, Minggu (13/11).

Selain banjir, penghentian pasokan listrik dapat disebabkan oleh kabel yang diterjang oleh pohon tumbang karena angin kencang selama musim hujan. Menurutnya, perusahaan telah mengantisipasi gangguan pasokan listrik ke rumah tangga selama musim hujan.

“Bukan pemadaman. Tapi gangguan. Itu pasti terjadi. Pohon tumbang, banjir. Di Bandung 2 gardu banjir, harus mati (listrik),” jelas Sofyan.

Karena itu, katanya, pada musim hujan ini pihaknya sadar akan dampak bahaya hujan, bukan hujan deras. Sebab, hujan angin inilah yang membuat pohon rawan runtuh dan menghantam jaringan listrik.

“Jika masyarakat meminta untuk tetap berjalan, itu tidak bisa karena gardu itu terendam. Jadi kita harus mematikannya. Ini gangguan pada namanya,” simpul Sofyan.

Kenapa Listrik Mati Saat Hujan Turun

Saat hujan, tidak jarang listrik sering padam. Terkadang pemadaman berlangsung setengah jam, satu jam, bahkan berjam-jam.

Namun, pernahkah terpikir satu pertanyaan mengapa listrik harus dimatikan ketika hujan, terutama sampai hujan lebat, turun?

PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) / PLN juga mengungkapkan alasan sering mematikan listrik jika musim hujan tiba. Perusahaan milik negara ini tidak ingin ada kecelakaan yang terjadi akibat sengatan listrik. Dikatakan bahwa gardu listrik sering terendam saat hujan.

“Jika banjir (listrik) tetap menyala, yang mati bukan listrik. Orang yang mati. Jadi, kami menjaga keselamatan masyarakat,” kata Direktur Utama PLN, Sofyan Basir, di Jakarta, dilaporkan dari Merdeka .com, Senin 14 November 2016.

Selain itu, Sofyan mengatakan penghentian pasokan listrik terjadi karena kabel listrik yang ditabrak pohon tumbang.

“Ini gangguan. Itu pasti terjadi. Pohon tumbang (dan) banjir. Di Bandung ada dua gardu banjir (artinya banjir),” katanya.

Mantan direktur pelaksana PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menegaskan kembali jika pemadaman dilakukan untuk mengetahui efek dari bahaya hujan angin. Alasannya, hujan angin ini membuat pohon rawan tumbang dan menimpa jaringan listrik.

“Jika masyarakat meminta untuk tetap berjalan, itu tidak bisa karena gardu itu terendam. Jadi kita harus mematikannya. Ini gangguan pada namanya,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *