Hari Kelima PPKM Darurat Forkopimcam Curugbitung dan Cipanas Berikan Sangsi Pada Pelanggar Prokes

oleh -29 views
Hari Kelima PPKM Darurat Forkopimcam Curugbitung dan Cipanas Berikan Sangsi Pada Pelanggar Prokes
Hari Kelima PPKM Darurat Forkopimcam Curugbitung dan Cipanas Berikan Sangsi Pada Pelanggar Prokes

ANTERO.CO LEBAK – Dihari ke 5 (Lima) penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat gabungan Forkopimcam Curugbitung dengan Forkopimcam Cipanas melaksanakan kegiatan PPKM Darurat gabungan dilaksanakan di Pertigaan Jurukalang penghubung dua Kecamatan yang berbeda antara Kecamatan Curugbitung dengan Kecamatan Cipanas dan penghubung antara Kabupaten Lebak Banten-Jasinga Kabupaten Bogor Jawa Barat pada Kamis (06/07/2021) kemarin.

Penerapan PPKM Darurat di hadiri Camat Curugbitung Endang Subrata S.STP, MSi, Kapolsek Curugbitung AKP Ade Lutpi,beserta jajaran,Kapolsek Cipanas, AKP Edi Prasetyo, beserta jajaran Danramil Cipanas Kapten Nasori beserta jajaran, BPBD Cipanas, Anggota Koramil Maja 0303 Danposmil Curugbitung Peltu Darsono beserta jajaran lainnya.

Camat Curugbitung Endang Subrata menjelaskan, sebelum pelaksanaan apel kegiatan PPKM Darurat, hari ini adalah hari yang ke lima pelaksanaan penerapan PPKM Darurat Jawa dan Bali untuk membatasi kegiatan masyarakat yang sudah diputuskan oleh Pemerintah tertanggal 03-20 tahun 2021.

“Kami akan berikan sangsi pada masyarakat apabila didapati tidak menerapkan prokes, salah satunya dengan tidak memakai masker akan kami bina dengan memberikan saran masukan agar membiasakan diri untuk menggunakan masker. Dan kami ajak untuk mendukung program PPKM Darurat yang sudah dikeluarkan Pemerintah,” terang Camat dalam sambutannya saat apel.

Sementara itu Kapolsek Curugbitung AKP Ade Lutpi menjelaskan, hari ini pihaknya melaksanakan apel kegiatan gabungan bersama dua Forcopimcam antara forkopimcam Curugbitung dengan Cipanas menjalankan operasi yustisi pengguna jalan dan membagikan masker pada masyarakat.

“Kami melaksanakan operasi gabungan dengan dua petugas Kecamatan yang berbeda untuk memberikan masukan dan pencerahan pada masyarakat yang didapati oleh operasi kami dengan memberikan sangsi berupa push up, sekaligus diberikan pengarahan untuk selalu menjalankan protokol kesehatan dengan cara menggunakan masker, jaga jarak hindari kerumunan mencuci tangan dan menjaga kesehatan,” jelasnya.

“Alhamdulilah masyarakat yang didapati operasi rombongan tim gabungan kami, mereka memahami berjanji akan mengikuti aturan protokol kesehatan dan mendukung program PPKM dari pemerintah agar kita terbebas dari wabah virus covid-19 yang sedang melanda negara kita tercinta,” kata Ade Lutfi menambahkan. (Muhtadin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *