Geram, Warga di Lebak Do’akan Pembuang Sampah Sembarangan

oleh -0 views

ANTERO CO, LEBAK – Warga desa Nameng, kecamatan Rangkasbitung, kabupaten Lebak, provinsi Banten melakukan aksi bersih-bersih sampah yang dibuang sembarangan oleh oknum tak bertanggung jawab di sepanjang Jalan raya Prof ir Soetami Km 7 Rangkasbitung, Jum’at (28/9/2018).

Pantauan dilapangan, aksi bersih-bersih sampah dipinggir jalan, tepatnya di kampung Makam Sabatok itu diwarnai dengan pemasangan spanduk larangan buang sampah sembarangan seperti mendo’akan, yang bertuliskan, “Ya Allah…TUTUP SEGALA PINTU RIZKINYA bagi mereka yang dengan sengaja MEMBUANG SAMPAH SEMBARANGAN.”

Saking kesalnya, larangan buang sampah sembarangan dibikin dengan kata-kata ekstrem dan begitu mengerikan.

Warga terpaksa memasang spanduk seperti itu, karena warga geram dengan masih maraknya aksi buang sampah sembarangan oleh oknum tak bertanggungjawab.

Keberadaan spanduk dilokasi pembuangan sampah sembarangan itu, sontak membuat warga maupun pengendara yang melintas berhenti untuk sekadar membaca.

Ekspresi mereka ada yang kaget, tapi tidak sedikit juga yang tersenyum kecut melihat spanduk tersebut.

“Ini mungkin saking geramnya ya. Supaya yang buang sampah sembarangan mikir dua kali dan kapok untuk tidak membuang kesitu,” kata Edi, salah seorang pengendara motor yang melintas dijalur itu.

Geram, Warga di Lebak Do'akan Pembuang Sampah Sembarangan

Sementara itu, Gatot, Tokoh masyarakat desa setempat mengatakan, spanduk larangan semacam ini, tujuannya agar masyarakat tidak lagi membuang sampah seenaknya. Apalagi yang dekat dengan fasilitas publik dan sangat merusak pemandangan.

“Selain merusak pemandangan, tumpukan sampah yang menggunung bisa menjadi sumber penyakit,” ujarnya.

Terlebih, sambung dia, tidak hanya limbah rumah tangga, bekas kupasan kelapa dan bangkai hewan pun kerap ditemukan

“Yang enak yang buang sampah, kita warga di sini kena getahnya,” keluh Gatot. (Bud)

Baca juga:

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *