Gandeng Kemendikbud, LKP-CAI Beri Pelatihan Desain Grafis di Lebak 

oleh -7 views

Gandeng Kemendikbud, LKP-CAI Beri Pelatihan Desain Grafis di Lebak 

 

LEBAK ANTERO.CO – Melalui program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW), Lembaga Kursus dan Pelatihan Cadre Ability Informatika (LKP-CAI) menggandeng Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memberikan pelatihan Desain Grafis bagi warga di Kabupaten Lebak.

Ketua LKP CAI, Hambali mengatakan, pihaknya berharap warga yang memperoleh pelatihan desain grafis dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat.

“Mereka warga mengikuti pelatihan desain grafis selama 150 jam dengan 50 kali pertemuan dengan pembelajaran sekitar 30 persen teori dan 70 persen praktek,” ujarnya ketika ditemui awak media, di Lebak, Rabu (9/9/2020).

Dijelaskan Hambali, pembelajaran lebih banyak praktek dibandingkan teori, karena mereka dituntut memiliki kecakapan dan keterampilan (life skill) khususnya desain grafis.

“Saat ini, tenaga desain grafis sangat dibutuhkan para pelaku usaha sehubungan menggeliatnya perekonomian masyarakat,” tuturnya.

Ia menambahkan, selama mengikuti pelatihan tentu mereka dipandu oleh instuktur yang memiliki kompetensi dibidang desain grafis.

“Kami minta setelah lulus dari sini bisa hidup mandiri, dan mampu mengembangkan wirausaha di masyarakat,” imbuhnya.

Dikatakan Hambali, pihaknya juga nantinya akan melakukan pemantauan bagi warga yang mengikuti pelatihan, karena mereka juga diberikan bantuan alat-alat desain grafis.

“Mereka diharapkan mampu memproduksi kerajinan aneka souvenir dan desain kemasan, sehingga bisa diterapkan secara mandiri,” pintanya.

Terang dia, sebab usaha souvenir dan kemasan tentu memiliki nilai jual tinggi di pasaran.

“Warga yang mengikuti pelatihan desain grafis, nantinya diterjunkan ke lapangan untuk menjalin kerja sama dengan lembaga usaha, seperti koperasi, instansi pemerintah dan BUMN,” paparnya.

Dalam kerja sama itu, sambung Hambali, mereka bisa mendesain kemasan produk juga souvenir dengan sistem jasa.

“Kami optimistis para peserta itu dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru juga dapat mengantisipasi urbanisasi,” pungkasnya. (Bud)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *