Forum LSM Lebak Desak Badan Kehormatan, Usut Tuntas Dugaan Skandal Mesum Oknum Plt Ketua DPRD

oleh -149 views

Forum LSM Lebak Desak Badan Kehormatan, Usut Tuntas Dugaan Skandal Mesum Oknum Plt Ketua DPRD. (Foto/Istimewa) 

 

ANTERO.CO LEBAK – Puluhan massa yang tergabung dalam Forum LSM (FLSM) Kabupaten Lebak, mendesak Badan Kehornatan (BK) DPRD Lebak untuk segera bekerja, menuntaskan indikasi skandal dugaan perbuatan mesum oknum Plt Ketua DPRD Lebak UM dengan seorang janda BW, yang terjadi (03/10/2020) pekan lalu, di Perumahan Royal Garden, Blok F Desa Rangkasbitung Timur, Kecamatan Rangkasbitung, Lebak, Banten.

“Dalam menuntaskan indikasi skandal mesum oknum Plt Ketua Dewan ini, sejatinya BK DPRD Lebak dapat bekerja secara proporsional dan profesional,” kata Ruyatna, Ketua FLSM Kabupaten Lebak.

Ujar dia, tidak memihak dan bertendensi menyelamatkan kepentingan oknum dewan UM atau faktor kekuasaan yang ada di belakangnya.

”Kami mendesak BK DPRD Lebak segera action untuk menuntaskan skandal indikasi mesum oknum dewan UM dengan janda BW di perumahan Royal Garden Blok F Rangkasbitung pekan lalu,” tegas Ruyatna.

Namun, harap dia, pada prosesnya nanti, pihaknya meminta BK DPRD bekerja secara proporsional, profesional dan netral.

“Jangan karena UM rekan kerja, kemudian harus diselamatkan meski bersalah, sebab adanya asap selama ini, mustahil terjadi tanpa adanya api,” tugasnya.

Sementara Ketua Umum LSM Gapura Banten, Ade Irawan menyatakan, jika indikasi perbuatan oknum dewan UM tidak dapat lagi ditolelir. Sebab, kata dia, selain telah mengobok-obok kehornatan lembaga wakil rakyat, ulah mesum UM juga telah menodai Dewan Mesjid Indonesia (DMI) Kabupaten Lebak.

Foto/Istimewa 

 

”Dia (UM-red) duduk di dewan sebagai figur pilihan. Tapi, dia telah mengobok-obok citra DPRD. Selain itu, karena dia Ketua DMI Cabang Lebak, secara otomatis kredibilitas dewan mesjid juga telah hancur karena perbuatannya yang tidak senonoh,” tandasnya.

Oleh karena itu, pihaknya memastikan tidak akan bisa dibungkam oleh karena perbuatan seronoh UM tersebut.

“Jika ada pihak-pihak.yang bisa dibungkam untuk menutupi aib UM, maka kita pastikan kita tidak akan bisa dibungkam untuk menyatakan sebuah kebenaran,” jelas Ade menegaskan.

Menanggapi hal tersebut, Ketua BK DPRD Lebak Hasan Gaos memastikan dalam satu pekan ini, BK akan mulai bekerja, dengan tanpa harus menunggu ada atau tidaknya rekomendasi pimpinan dewan. Pasca laporan masyarakat masuk ke BK DPRD Lebak, menurutnya BK akan mulai bekerja menghimpun fakta dan keterangan terkait peristiwa tersebut, selambatnya Sabtu (17/10/2020) pekan ini.

”Kami pastikan, kami akan bekerja secara profesional dan netral. Karena itu, kawan-kawan tidak perlu khawatir, pasca pengaduan atau laporan masuk, Sabtu pekan ini juga, BK akan bekerja sesuai dengan koridor dan aturan yang ada. Sekali lagi kami pastikan, bahwa BK akan bekerja secara netral dan tidak memihak oknum atau kelompok manapun, hingga akhir hasil kerja BK, nantinya akan di angkat di forum paripurna DPRD Lebak,” terang Hasan Gaos.

Usai menggelar aksi demo, perwakilan dari Forum LSM tersebut, diantaranya Ruyatna, Ade Irawan dan Mamik Slamet, mereka menandatangani surat laporan di hadapan Ketua BK DPRD Lebak.(Bud/Red)

 

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *