Efek Buruk Gadget Bagi Anak yang Suka Main Gadget

oleh
Efek Buruk Gadget Bagi Anak yang Suka Main Gadget

Efek Buruk Gadget Bagi Anak yang Suka Main Gadget. Pada zaman modern seperti saat ini, anak-anak sudah mengenal dan bahkan mahir dalam menggunakan gadget. Dalam hal ini tentunya peran penting orangtua sangat dibutuhkan untuk bersikap bijak dalam memberikan alat komunikasi tersebut. Jika digunakan dengan bijak maka gadget akan bermanfaat sebagai media pembelajaran untuk anak. Namun jika penggunaannya tidak terkontrol maka pengaruh gadget sangat berbahaya untuk kesehatan dan tumbuh kembang si kecil.

Efek Buruk Gadget Bagi Anak yang Suka Main Gadget

Dalam menyikapi perkembangan zaman dan teknologi pada saat ini, setiap orangtua hendaknya mengetahui waktu yang tepat untuk memberikan gadget pada anak. Selain itu, orangtua juga hendaknya memberikan batasan pada anak dalam menggunakan gadget sehingga tidak menjadi ketergantungan yang akan memberikan dampak negatif terhadap tumbuh kembangnya.

Sebelum kenalkan gadget ke anak, Bunda harus tau dulu aturannya. Ini regulasi penggunaan gadget di usia balita menurut American Academy of Pediatrics (AAP) 2016, seperti dilansir dari akun Instagram@parentingstagram, 3 Agustus 2017:

< 18 bulan
Gadget tidak dianjurkan kecuali dalam bentuk video chatting interaktif & responsif, e.g.: Skype / FaceTime, dengan tujuan untuk berkomunikasi dengan keluarga yang lokasinya berjauhan.

18-24 bulan
Boleh dikenalkan ke gadget, pilih konten berkualitas untuk anak. Orang tua harus mendampingi dan menjelaskan cara menggunakan gadget. Anak tidak boleh main gadget sendirian.

9 > 24 bulan
Batasi penggunaan gadget maksimal 1 jam per hari. Beri konten berkualitas untuk anak dan harus didampingi orang tua.

Meski ada efek positifnya, Bunda tidak boleh tutup mata dengan efek negatif gadget, yaitu:

1. Anak sulit tidurjika sebelum waktu tidur dia nonton TV, video atau main games dari gadget.

2. Anak di <18 bulan bisa mengalami keterlambatan bicara jika diberi “screen time”. Di usia ini, waktu bicara berkualitas antara anak dan orang tua sangat penting untuk perkembangan bahasanya.

3. Anak tidak suka melakukan aktivitas fisik. Padahal ia butuh objek konkret dalam proses belajar dan perkembangan kognitifnya.

4. Tidak baik untuk mata. Mata anak akan cepat lelah bahkan berubah secara fisiologis.

5. Efek jangka panjangnya, anak sulit berkonsentrasi karena kinerja otak terbiasa sering switching task dengan cepat akibat gadget.

6. Anak <5 tahun punya tulang tengkorak lebih tipis dan lebih banyak cairan. Jadi kepalanya bisa menyerap radiasi 10 kali lebih banyak dari orang dewasa.

Untuk meminimalisir efek negatifnya, sebaiknya ikuti regulasi AAP di atas saat kenalkan gadget ke anak.

Loading...
Bagikan Artikel ini ke :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *