Doa Mandi Junub dan Urutan Tata Cara yang Benar

Doa Mandi Junub dan Urutan Tata Cara yang Benar
Doa Mandi Junub dan Urutan Tata Cara yang Benar

ANTERO.CO Mandi wajib di bulan ramadhan Doa dan tata cara mandi Junub atau mandi basah adalah kewajiban seorang Muslim untuk membersihkan dirinya dari hadas besar. Apakah Anda tahu cara melakukannya dengan benar?

Mandi Junub adalah ritual yang harus dilakukan jika ada beberapa hal, termasuk a1r m4ni, pertemuan dua alat k3lam1n bahkan jika air m*n1 tidak keluar, dan penghentian darah menstru4si dan postp4rtum. Junub bath didefinisikan dengan menyiram air ke seluruh tubuh dengan cara tertentu untuk menghilangkan hadas besar.

  • doa mandi junub sesuai sunnah
  • doa mandi junub dalam bahasa aceh
  • doa mandi junub setelah berhubungan suami istri bahasa arab
  • gambar tata cara mandi wajib
  • doa istinja dan mandi junub
  • mandi wajib setelah berhubungan suami istri di bulan ramadhan
  • niat mandi wajib bahasa indonesia
  • niat mandi sunnah

Di bulan Ramadhan ini, umat Islam akan berlomba untuk mendapatkan pahala. Ada beberapa yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pahala tabungan di bulan khusus ini. Sebelum melakukannya, tubuh harus bersih dari pangkalan kecil dan jumlah besar.

Hadas kecil dapat dimurnikan dengan wudhu, sedangkan hadas besar diwajibkan untuk mandi junub. Tujuan dari mandi junub ini adalah untuk membersihkan diri Anda dari hadas kecil dan besar. Jika Anda tidak melakukan mandi junub ini, tubuh Anda dianggap najis dan Anda tidak dapat melakukan kewajiban beribadah seorang Muslim.

Ada beberapa prosedur mandi junub yang baik dan benar, termasuk:

1. Niat dan Doa Mandi Junub

Terdapat beberapa bacaan niat mandi junub sesuai dengan tujuan melakukannya, di antaranya:

a. Niat dan Doa Secara Umum

Niat dan doa ini dapat dilakukan oleh laki-laki dan perempuan yang dapat menghilangkan hadas besar.

Berikut niat dan doa secara umum:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

Nawaitul ghusla liraf ‘il hadatsil akbari fardhal lillaahi ta’aala

Artinya: Aku berniat mandi besar untuk menghilangkan hadas besar fardu kerena Allah ta’ala.

b. Niat dan Doa Setelah Haid

Haid atau menstruasi ini terjadi pada seorang wanita yang telah dewasa. Pada wanita dewasa, hal ini normal terjadi setiap bulannya hingga menopause. Selama haid, wanita dilarang melaksanakan sholat dan puasa. Melakukan mandi junub dapat dilakukan ketika masa haid telah berakhir agar kembali dapat beribadah.

Berikut niat dan doa setelah haid:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ حَدَثِ الْحَيْضِ ِللهِ تَعَالَى

Nawaitul ghusla liraf’i hadatsil haidil lillahi Ta’aala.

Artinya: Aku niat mandi wajib untuk mensucikan hadas besar dari haid karena Allah Ta’ala.

c. Niat dan Doa Setelah Nifas

Nifas adalah keluarnya darah dari rahim wanita karena melahirkan atau setelah melahirkan. Darah nifas akan keluar kurang lebih selama 40 hari. Selama masa nifas, seorang wanita dilarang untuk sholat dan puasa.

Berikut niat dan doa setelah nifas:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ حَدَثِ النِّفَاسِ ِللهِ تَعَالَى

Nawaitul ghusla liraf’i hadatsin nifaasi lillahi Ta’aala.

Artinya: Aku niat mandi wajib untuk mensucikan hadas besar dari nifas karena Allah Ta’ala.

2. Mencuci Kedua Tangan

Cuci tangan sampai 3 kali, hal ini bertujuan agar tangan bersih dari najis.

3. Membersihkan Bagian Tubuh yang Dianggap kotor

Bagian tubuh yang dianggap kotor adalah bagian di sekitar k3m4lu4n.

4. Mencuci Kembali Tangan

Setelah membersihkan bagian yang kotor. Hal ini dapat dilakukan dengan membersihkan tangan dengan menggunakan sabun.

5. Berwudhu

Lakukan tata cara wudhu seperti biasa dilakukan sebelum melakukan sholat.

6. Membasahi Kepala

Basahi atau siram kepala dengan air sebanyak 3 kali hingga ke pangkal rambut.

7. Memisah-misah Rambut

Memisah-misah rambut dengan cara menyela-nyela rambut menggunakan jari-jari tangan. Memisah-misah rambut wajib untuk dilakukan laki-laki dan sunah (mandub) bagi wanita. Hal ini dikarenakan terdapat dalam riwayat Ummu Salamah yang bertanya kepada Nabi Muhammad SAW, “Aku bertanya, wahai Rasulullah! Sesungguhnya aku ini perempuan yang sangat kuat jalinan rambut kepalanya, apakah aku boleh mengurainya ketika mandi junub? Maka Rasulullah menjawab, Jangan, sebetulnya cukup bagimu mengguyurkan air pada kepalamu 3 kali guyuran.”

8. Membasahi Seluruh Tubuh

Mengguyur air ke seluruh badan dimulai dari sisi kanan dan dilanjutkan dengan sisi kiri.

Demikian tata cara untuk mandi junub yang dapat dilakukan. Melakukannya dengan benar, maka akan membersihkan diri dari hadas besar. Ibadah yang dilakukan juga dapat diterima oleh Allah SWT.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here