Dirbinmas Polda Banten Lakukan Monitoring Kampung Tangguh Nusantara

oleh -3 views

ANTERO.CO, TANGERANG – Dalam rangka Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) Kapolda Banten Irjen Pol Drs Fiandar melalui Dirbinmas Polda Banten Kombes Pol Riki Yanuarfi melaksanakan peninjauan dan monitoring Kampung Tangguh Nusantara (KTN) di Kp. Klepebet Desa Gandaria Kecamatan Mekar Baru Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.

Dalam peninjauan Kampung Tangguh Nusantara tersebut turut hadir Kapolresta Tangerang Kombes. Pol. H. Ade Ary Syam Indradi, S.H., SIK., M.H., Kabag Binopsnal Ditbinmas Polda Banten AKBP Andaryoso, Kasat Binmas Polresta Tangerang Kompol Teguh, Kapolsek Kronjo AKP Riyadi, Danramil Kronjo Kapten Sutrisno, Camat Mekar Baru Zamzam Manohara, STTP dan Kades Gandaria Ridwan Hidayatulloh.

Saat ditemui, Dirbinmas Polda Banten Kombes Pol Riki Yanuarfi mengatakan bahwa kedatangannya ke Kp. Klepebet Ds. Gandaria Kec. Mekar Baru Kabupaten Tangerang untuk mengecek kesiapan Kampung Tangguh Nusantara (KTN).

“Hari ini saya melakukan peninjauan dan monitoring Kampung Tangguh Nusantara di wilayah hukum Polresta Tangerang dan memastikan kesiapan masyarakat dalam menghadapi pandemi covid-19,” kata Riki Yanuarfi. Selasa, (11/08/2020).

Dan Riki Yanuarfi menjelaskan bahwa Kampung Tangguh Nusantara (KTN) tersebut dapat meningkatkan ketahanan pangan masyarakat.

“Dimana dengan adanya Kampung Tangguh Nusantara (KTN) disini dapat meningkatkan ketangguhan masyarakat dalam ketahan pangan, ketahan ekonomi dan ketahanan sosial, dalam menghadapi pandemi Covid-19 yang saat ini belum saja berakhir,” ujar Riki Yanuarfi.

Masih kata Riki Yanuarfi, “Adapun yang di tinjau disini yaitu keaktifan pos ronda yang di dirikan oleh masyarakat guna ketahanan keamanan disaat situasi darurat, peternakan dan cocok tanam serta bahan baku pangan yang di laksankan oleh masyarakat untuk memenuhi ketahanan pangan di saat Pandemi Covid-19 ini,” tambahnya.

“Dan adapun peternakan dan cocok tanam yang di lakukan oleh masyarakat Ds. Gandaria yaitu peternakan ikan lele ada sebanyak 3 kolam, penanaman padi ada seluas 2 Ha dan penanaman jagung seluas 2 Ha,” lanjutnya.

Terkait Adaptasi Kebiasaan Baru tersebut, Riki Yanuarfi juga memberikan himbauan kepada masyarakat di Desa Gandaria.

“Dan di Masa Adaptasi Kebiasaan Baru ini, saya juga menghimbau kepada masyarakat di Desa Gandaria agar membiasakan diri dan sadar akan kesehatan diri sendiri dan orang lain yang mereka sayangi dan cintai dan saya juga mengajak masyarakat untuk tetap menggunakan masker serta selalu terapkan Protokol Kesehatan,” ajak Riki Yanuarfi.

Sementara itu ditempat yang terpisah, Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi juga mengajak masyarakat untuk mengikuti anjuran dari pemerintah.

“Dan buat seluruh masyarakat di wilayah hukum Polda Banten, mari sama-sama kita ikuti anjuran dari pemerintah agar terhindar dari penularan virus Corona tersebut,” ujar Edy Sumardi.

“Dengan mengikuti anjuran dari pemerintah, kita turut andil dalam membantu pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona tersebut,” lanjut Edy Sumardi. (Bidhumas)

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *