Diduga Walikota Serang Tidak Respon Pada Surat Audensi MAPPAK Terkait Tempat Hiburan Malam

oleh -46 views

Surat  audensi yang dilayangkan kepada Walikota Serang pada tanggal 02 November 2020 dengan nomor surat: 011/KOALISI/MAPPAK-BANTEN/Aud-HIB/XI/2020 oleh Koalisi MAPAK terkait aktifitas Tempat Hiburan Malam (THM)  di Kota Serang

 

ANTERO.CO SERANG – Dugaan walikota Serang tidak adanya Respon terkait Surat Audensi yang dilayangkan kepada Walikota Serang pada tanggal 02 November 2020 dengan nomor surat: 011/KOALISI/MAPPAK-BANTEN/Aud-HIB/XI/2020 oleh Koalisi MAPAK terkait aktifitas Tempat Hiburan Malam (THM)  di Kota Serang sangat disayangkan.

Karena kepedulian masyarakat akan penyebaran Covid-19 yang khawatir menjadi kluster baru sudah menjadi intruksi langsung dari Presiden Republik Indonesia.

Bahkan, sekarang ini Menteri Dalam Negeri (Mendagri) memberikan intruksi di beberapa media nasional akan memberhentikan Kepala Daerah yang telah terbukti membiarkan adanya kerumunan massa, apalagi tidak mengimplementasikan Protokol Kesehatan.

Ely Jaro, Koordinator MAPAK meminta Kapolda Banten agar menindak tegas atas dugaan adanya pembiaran oleh oknum kepala daerah baik Gubernur, Bupati dan Walikota yang jelas – jelas diduga telah melakukan pembiaran beroperasinya Tempat Hiburan Malam yang diduga akan menambah kluster baru dalam penyebaran COVID-19.

“Karena, sudah berusaha untuk melakukan audensi dengan Walikota Serang selaku kepala daerah yang memiliki kewenangan dalam melakukan tindakan apalagi memang ada intruksi dari Presiden Republik Indonesia,” pasalnya.

Dedi yang juga Aktifis AMB menambahkan, bahwa sebelumnya pihaknya telah melakukan investigasi bahwa diduga di sejumlah tempat hiburan malam di Kota Serang, diduga tidak menerapkan protokol kesehatan.

“Para pengunjung banyak yang tidak menggunakan masker, dan ketika dalam keadaan tidak sadar mungkin saja para pengunjung sangat berdekatan dan kita tidak akan tahu siapa saja yang memang terjangkit, dan dikhawatirkan akan menular kepada pengunjung lainnya,” terang Dedi.

Sementara itu Aminudin penggiat dari KPK Nusantara mengingatkan kepada Pemkot Serang agar lebih respon terhadap kepedulian masyarakat terkait penyebaran COVID-19.

“Jika memang upaya audensi tidak di indahkan, maka kita tidak segan – segan akan membuat pelaporan kepada Menteri Dalam Negeri terkait dugaan pembiaran beroperasinya Tempat Hiburan Malam (THM) di Kota Serang pada masa pandemi Covid,” kata Aminudin menegaskan.

Aminudin juga meminta kepada para petinggi aparat hukum di wilayah Banten baik KAPOLDA dan DANREM agar dapat menindak tegas jika ada para oknum aparat yang membekingi beberapa tempat hiburan malam di Kota Serang. (Red)

 

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *