Diduga Terjadi Penganiayaan Terhadap TKW Indonesia di Abudabi

oleh -3 views
Diduga Terjadi Penganiayaan Terhadap TKW Indonesia di Abudabi
Diduga Terjadi Penganiayaan Terhadap TKW Indonesia di Abudabi

ANTERO.CO, Tanara –Diduga telah terjadi penganiayaan TKW indonesia di Abudabi, Pemerintah Harus TEGAS Dalam Menyikapi Kasus TPPO , nasib malang menimpa (Marnah) warga asal lempuyang kecamatan tanara kabupaten serang yang teraniaya di abudabi.kamis 30/01/2020.

Melalui via whatsap!!, informasi tentang penganiaya manah di terima saudara laki laki kandung nya,sambil melihatkan vidio berdurasi singkat tampak terlihat dengan jelas keadaan manah yang bercucuran darah di bagian kepala.

Sadani mengatakan”Pihak keluarga sudah menyampaikan kepada seponsor , yang berinisial Hj.Junah ,beliau Berbicara minta ganti rugi kalau adik saya minta di pulangkan, katanya harus mengadakan uang sebesar Rp 45 juta rupiah,” ucap sadani.”

Mendapat informasi hal ini awak media bersama Rahmat suteja dan kawan-kawan dari lembaga lidik krimsus RI banten, langsung menyambangi keluarga Manah dan kantor pemerintahan desa setempat untuk melakukan investigasi dan penelisikan terkait hal tersebuat, jumat 31/01/2020.

Kami datang untuk menindak lanjuti informasi mengenai penganiayaan terhadap Manah yang keberadaannya saat ini di abudabi Arab Saudi,akan kami desak pihak pihak terkait agar segera memulangkan manah,nanti persoalan ini akan kami bawa hingga ke mabes polri agar pihak sponsor agen/PJTKI Mendapat tindakan hukum yang tegas sesuai KepMenTrans .No 291 Tahun 2018. hal ini ada unsur kekerasan yang terjadi,ini kami anggap persolan  yang serius”ungkap Rahmat.”

Sementara itu kasi kesra desa lempuyang H.Boeti mengatakan” keberangkatan manah ke abudabi tanpa di ketahui dan tidak mendapat ijin dari pihak desa, untuk seponsornya berinisial (HN) di kabarkan sedang umroh,sepertinya menurut hemat kami ada interpensi dari pihak lain agar keluarga korban bungkam,belum kita ketahui perusahaan PJTKI nya”ucap nya.

Rahmat menambahkan”sebagaimana kita ketahui bersama moratorium pelarangan pemberangkatan TKW non skill telah di tuangkan dalam peraturan menteri tenaga kerja sejak tahun 2008,pelaku pelanggaran dapat di kenakan UU TPPO di mana ada transaksional yang terjadi antar pihak yang terkait”tegas Rahmat”

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *