Demi Kesehatan Masyarakat, UPTD-Puskesmas Walantaka lakukan Giat War-War dan foging.

oleh -1 views

ANTERO.CO, UPTD-Puskesmas walantaka, – Demi kesehatan masyarakat , PKM -walantaka lakukan giat, Himbauan berupa war-war Terkait pencegahan penyebaran covid-19 juga melakukan foging ,guna memberantas jaringan wabah DBD, rabu(08/04/2020), di lingkungan cirogol, kelurahan pengampelan kecamatan walantaka kota serang.

Dalam pemberantasan hama penyakit pemyebab penyakit DBD dan Memberikan himbauan kepada masyarakat terkait pencegahan covid-19 , petugas puskesmas walantaka melibatkan , kader puskesmas, stap kelurahan dan tentunya warga lingkungan, selain melaksanakan tugas sosial demi kesehatan masyarakat, juga memberikan kesadaran kepada masyarakat khususnya kelurahan pengampelan ,agar senantiasa mengikuti anjuran dan arahan dari pemerintah serta mewaspadai serangan penyakit yang di bawa nyamuk Aedes aegypti merupakan jenis nyamuk yang dapat membawa virus dengue penyebab penyebab DBD dan bahaya serta Edukasi terkait bagaimana penularan dan antisipasi wabah covid-19.

Demi Kesehatan Masyarakat, UPTD-Puskesmas Walantaka lakukan Giat War-War dan foging.
Demi Kesehatan Masyarakat, UPTD-Puskesmas Walantaka lakukan Giat War-War dan foging.

“Neng Wulan,” Kepala puskesmas walantaka menyampaikan, “perkembangan penyebaran virus corona (covid-19) saat ini perlu tindakan dan perhatian khusus, namun di samping itu kita juga tidak bisa meremehkan perkembangan penyakit DBD, berdasarkan hal itu maka kami petugas kesehatan dari PKM-Walantaka selain menghimbau juga terus melakukan tindakan nyata , untuk pencegahan Penyebaran Civid-19 kami melakukan penyemprotan dengan cairan desinfektan, dan terkait pemberantasan nyamuk Aedes aegypti penyebab DBD kami lakukan foging dan menabur bubuk larvasida.”ungkap beliau.”

Masih “Neng wulan menambahkan,” Pemberantasan sarang nyamuk (PSN) DBD, Dapat di lakukan dengan cara 3M Yaitu:

Menguras, adalah membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air seperti bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum, penampung air lemari es dan lain-lain;

Menutup, adalah menutup rapat-rapat tempat-tempat penampungan air seperti drum, kendi, toren air, dan lain sebagainya;

Memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk jadi tempat perkembangbiakan nyamuk penular Demam Berdarah.

Juga melakukan segala bentuk kegiatan pencegahan seperti:

Menaburkan bubuk larvasida pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan,

Menggunakan obat nyamuk atau anti nyamuk,

Menggunakan kelambu saat tidur,

Memelihara ikan pemangsa jentik nyamuk,

Menanam tanaman pengusir nyamuk,

Mengatur cahaya dan ventilasi dalam rumah;dan menghindari kebiasaan menggantung pakaian di dalam rumah yang bisa menjadi tempat istirahat nyamuk, ” Tutup Neng wulan.”

 

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *