Dana Banprov, Dikorupsi Eks Anggota DPRD Jabar Dituntut 6 Tahun Penjara

oleh -23 views

Antero.Co, BANDUNG –

Mantan anggota DPRD Jawa Barat Abdul Rozaq Muslim dituntut enam tahun penjara atas kasus dugaan gratifikasi dana bantuan provinsi (Banprov) Indramayu senilai Rp 9,1 miliar.

Tuntutan itu dibacakan jaksa penuntut umum (JPU) KPK Febi Dwi dalam sidang tuntutan yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi ( Tipikor ) Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung pada Sabtu (26/6/2021).

“Menuntut terdakwa Abdul dengan hukuman enam tahun penjara,” ucap JPU KPK saat membacakan amar tuntutannya. Abdul Rozaq Muslim dianggap bersalah melakukan tindak pidana korupsi sesuai Pasal 12 huruf a Undang-Undang Tipikor. Selain hukuman penjara dan dikenai denda Rp 250 juta subsider enam bulan kurungan. Tak hanya itu, iajuga diwajibkan membayar uang pengganti. sebesar Rp 5,5 miliar subsider 2 tahun penjara.

“Terdakwa dijatuhi pidana tambahan pencabutan hak dipilih sebagai pejabat publik selama tiga tahun dari pidana pokoknya,” kata jaksa.

“Tim JPU akan menunggu penetapan penunjukan majelis hakim dan penetapan hari sidang dengan agenda pembacaan surat dakwaan,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri

Iapun mengatakan, Abdul Rozaq Muslim akan didakwa dengan tiga dakwaan yakni Pasal 12 huruf a Jo Pasal 18 UU Tipikor Jis Pasal 55 ayat (1) ke 1, Pasal 65 ayat (1) KUHP, atau Pasal 12 huruf b Jo Pasal 18 UU Tipikor Jis Pasal 55 ayat (1) ke 1, Pasal 65 ayat (1) KUHP, atau Pasal 11 Jo Pasal 18 UU Tipikor Jis Pasal 55 ayat (1) ke 1, Pasal 65 ayat (1) KUHP.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikr menjelaskan, berkas dakwaan milik Abdul Rozaq telah dirampungkan tim jaksa penuntut umum pada KPK dan tinggal menunggu dilimpahkan ke pengadilan.

“Jaksa KPK Amir Nurdianto melimpahkan berkas perkara terdakwa Abdul Rozaq Muslim ke PN Tipikor Bandung,” ujar Ali dalam keterangannya,

Dengan demikian, penahanan terhadap Abdul Rozaq menjadi kewenangan PN Bandung. Meski demikian, Abdul Rozaq masih akan menjalani penahanan di Rutan KPK Gedung Merah Putih dengan pertimbangan kesehatan.

“Tim JPU akan menunggu penetapan penunjukan majelis hakim dan penetapan hari sidang dengan agenda pembacaan surat dakwaan,” kata Ali..pungkasnya”

( Amir )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *