Ciri-ciri dan 7 Cara Menghadapi Orang Sombong

oleh -1 views
Ciri-ciri dan 7 Cara Menghadapi Orang Sombong
Ciri-ciri dan 7 Cara Menghadapi Orang Sombong

Ciri-ciri dan 7 Cara Menghadapi Orang Sombong – Satu penyakit hati pada manusia yang dapat menutup jalan bimbingan Allah adalah arogansi atau sombong. Orang yang Sombong Dalam Islam adalah penyakit yang dapat mempengaruhi semua lapisan masyarakat, dari orang kaya hingga orang miskin, saleh dan bodoh, yang Muslim dan non-Muslim, dan lainnya.

Sombong adalah karakter utama Setan, sebagaimana dijelaskan dalam banyak ayat dalam Al-Qur’an. Sifat sombong memang bisa bertengger pada siapa pun, tetapi yang lebih dominan adalah mereka yang memiliki banyak potensi

Pengertian Sombong / Takabur

Takabbur dalam bahasa berarti kebanggaan atau kebanggaan. Orang yang sombong selalu membanggakan dirinya sendiri, jadi lupa bahwa semua yang ia miliki hanya karena karunia Allah SWT. Dan hadiah itu harus disyukuri jangan bangga pada orang lain.

Padahal menurut istilah makam adalah sikap untuk merasakan dirinya lebih dari orang lain dan memandang rendah orang lain dan tidak mau menurut / tunduk kepada Allah SWT. Penyebab arogansi: kekayaan, status, pengetahuan & keturunan.

Baca juga: Azab Pedih Si Perampas Tanah, Siksaan dan Penderitaan Dunia dan Akhirat

Sifat takabbur hampir sama dengan ujub. Dimana sifat ujub adalah mengasumsikan kekuatan yang ada dalam dirinya adalah usahanya sendiri. Sedangkan sifat takbbur menganggap dirinya lebih mampu dan meremehkan orang lain. Seperti firman Allah swt berikut:

”Wala tusa’ir khaddaka linnasi wala tamsyi fil ardi maraha. Innallaha la yuhibbu kulla mukhtalin fakhurin(18)Waqsid fi masyyika wagdud min sautika. Inna ankaral aswati lasautulhamiru(19)”. (QS. Lukman : 31/18 – 19)

Artinya : ”Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri(18) Dan sederhanalah kamu dalam berjalan dan lunakkanlah suaramu. Sesungguhnya seburuk-buruk suara adalah suara keledai(19)”. (QS. Lukman : 31/18 – 19)

Jenis-jenis Takabur

Takabur secara umum terdiri dari  3 jenis yaitu :

  1. Takabur kepada Allah swt, sebagaimana yang dilakukan oleh Raja Namrud, Raja Fir’aun dan Abu Lahab.
  2. Takabbur kepada Rasulullah saw sehingga jauh dari taat kepada ajaran dan perilaku Rasulullah saw.
  3. Takabbur kepada sesama makhluk Allah swt, seperti takabbur karena memiliki harta yang banyak, ilmu, amal, dan nasab dihadapan orang lain.

Ciri ciri orang sombong

Diantara ciri-ciri manusia yang suka berperilaku sombong/ takabbur adalah sebagai berikut:

  1. Sikap memuji diri, Sikap ini muncul karena merasa dirinya memiliki kelebihan harta, ilmu pengetahuan, dan keturunan atau nasab. Oleh karena itu ia merasa lebih hebat dibanding orang lain.
  2. Merendahkan dan meremehkan orang lain, Sikap ini bisa diwujudkan dengan mamalingkan muka ketika bertemu dengan orang lain yang dikenalnya, karena merasa lebih baik dan lebih hebat darinya.
  3. Suka mencela dan membesar-besarkan kesalahan orang lain, Orang yang takabbur selalu menyangka bahwa dirinyalah yang benar, baik, dan mulia serta mampu malakukan segala sesuatu. Sedangkan orang lain dianggap rendah, kecil, hina dan tak mampu berbuat sesuatu. Bahkan orang lain dimatanya selalu berbuat salah.

Bahaya Sikap Takabur :

  1. Sikap tercela yang sangat dibenci oleh Allah SWT ( Q.S. An Nisa : 36 )
  2. Dibenci oleh orang lain karena keangkuhannya ( Q.S. Lukman ayat 18 )
  3. Dapat mematikan hati manusia ( Q.S. Al Mukmin ayat 35 )
  4. Tidak mensyukuri nikmat Allah SWT ( Q.S. Al Israa ayat 83 )
  5. Akan dimasukan ke dalam neraka ( Q.S. An Nahl ayat 29 )

Cara Menjauhi Sikap Takabur

  1. Membiasakan diri dengan perilaku terpuji. Jika urusan dunia atau rezeki lihatlah manusia yang berada dibawah. Jika urusan akherat lihatlah manusia yang ada diatas tingkat kedekatannya dengan Allah swt.
  2. Membersihkan hati dari sikap takabbur dengan cara memperbanyak zikir kepada Allah swt.
  3. Memperbanyak sahabat, sehingga dengan semakin banyak sahabat akan semakin tahu sisi kehidupan lain dari sahabatnya.

Menurut Imam Al- Ghazali ada tujuh kenikmatan yang menyebabkan seseorang memiliki sifat takbbur yaitu :

  1. Ilmu pengetahuan,  orang yang berilmu tinggi atau berpendidikan tinggi merasa dirinya orang yang paling pandai bila dibandingkan dengan orang yang tidak berilmu atau berpendidikan
  2. Amal ibadah yang tidak jelas dapat menyebabkan sifat takabbur apalagi bila mendapat perhatian dari orang lain
  3. Kebangsawanan, dapat menyebabkan takabbur karena menganggap dirinya lebih tinggi derajadnya daripada kelompok atau kasta lain
  4. Kecantikan dan ketampanan wajah, menjadikan orang merendahkan orang lain dan berperilaku sombong
  5. Harta dan kekayaan, dapat menjadikan orang meremehkan orang miskin
  6. Kekuatan dan kekuasaan, dengan kekuatan dan kekuasaan yang dimilikinya ia dapat berbuat sewenang-wenang terhadap orang lain tanpa melihat statusnya
  7. Banyak pengikut, teman sejati, karib kerabat yang mempunyai kedudukan dan pejabat-pejabat tinggi.

Inilah 7 Cara Tersantai untuk Menghadapi Orang yang sombong

Siap atau tidak siap, pertemanan Anda akan dipenuhi dengan berbagai orang. Salah satunya adalah tipe orang yang sangat sombong. Menghadapi mereka tidak hanya akan menghabiskan kesabaran dan energi, tetapi juga waktu. Sekarang, jangan khawatir, di sini ada 7 cara untuk berurusan dengan orang sombong!

Baca juga: Kenapa Babi Diciptakan dan Diharamkan? Ini Penjelasannya!

1. Tidak perlu terlalu lelah untuk menjelaskan diri Anda kepada mereka

Mereka bukan pendengar yang baik. Tidak ada gunanya jika Anda menjelaskan panjangnya kualifikasi atau pengalaman Anda, mereka masih akan merasakan yang paling terbaik. Hemat energi Anda dengan baik.

2. Katakan saja apa yang perlu Anda katakan

Kecuali Anda akan kuat mendengar dia menceritakan tentang betapa hebat atau sibuknya dia atau bagaimana dia menghadapi masalah terberat di dunia ini. Setelah urusan Anda selesai dengannya, bicaralah sesuai kebutuhan.

3. Buat percakapan sependek mungkin

Pastikan apa yang Anda katakan jelas, tegas, dan frontal. Seperti “ya” dan “tidak”. Bahkan jika Anda harus memasukkan alasan, singkat saja. Jika Anda mengemukakan pendapat terlalu panjang, bersiaplah untuk mendengar cerita yang luar biasa tentang dia.

4. Jangan terlalu terikat dengan mereka

Masih banyak orang di dunia ini yang bisa menjalani hubungan dekat atau persahabatan yang sehat dengan Anda. Terlalu terikat pada mereka akan menguras kesabaran dan energi Anda dalam menghadapi hari.

5. Jaga diri Anda agar tetap berpikiran terbuka

Jadilah orang yang toleran, mereka adalah tempat yang baik untuk berlatih menjadi lebih bijaksana. Setiap kali ada tindakan, ucapan atau tanggapan yang menjengkelkan, selalu ingat bahwa mereka memang sombong dan menghibur diri dengan tertawa dalam diam.

6. Jangan menghabiskan waktu Anda menyindirnya di media sosial Anda

Selain mengunggah #nomention dapat menyebabkan penyesatan dan banyak orang merasa disindir, ia sendiri akan cenderung tidak tersindir karena biasanya orang-orang seperti itu kurang sensitif. Bahkan, mereka akan merasa bahwa kualitas mereka jauh di atas apa yang Anda sebutkan di unggahan Anda.

7. Harapkan bimbingan Yang Maha Kuasa, berdoalah untuk yang terbaik baginya

Sulit untuk berurusan dengan orang-orang sombong, karena selain mereka bukan pendengar yang baik, mereka juga bukan orang yang sensitif. Jadi, berdoalah baginya untuk mendapatkan bimbingan terbaik dan terus menjalani hidup Anda dengan antusias tanpa bergantung pada itu.

Sebenarnya tidak sulit melakukannya dengan benar? Memang, harus ada banyak pertimbangan bagi Anda untuk tetap bergaul dengannya. Meski begitu, agar Anda bisa tetap semangat menjalani hari, ikuti metode di atas.

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *