Cegah Penyebaran COVID-19, Kendaraan di Perbatasan Lebak Serang Disemprot Disinfektan 

oleh -0 views

Cegah Penyebaran COVID-19, Kendaraan di Perbatasan Lebak Serang Disemprot Disinfektan

 

ANTERO.CO LEBAK – Aparat gabungan dari Muspika Kecamatan Rangkasbitung, Polsek Rangkasbitung, TNI Koramil Rangkasbitung, Puskesmas Mekarsari serta Perangkat Desa di wilayah Kecamatan setempat serta Dishub Lebak, tenaga medis dan relawan mulai disiagakan di posko pemantauan perbatasan di Jalan Prof Ir Soetami atau jalan Raya Cikande Rangkasbitung, tepatnya di Pertigaan Kampung Papanggo Citeras, Desa Mekarsari, Lebak, Banten.

Penjagaan tersebut dalam rangka pencegahan penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19).

Setiap kendaraan yang melintas bernomor polisi di luar wilayah Banten masuk ke Rangkasbitung disemprot dengan menggunakan cairan disinfektan.

Sementara pengemudi dan penumpang diwajibkan pakai masker, hand sanitizer selanjutnya dilakukan cek suhu tubuh oleh tenaga kesehatan.

“Kegiatannya yaitu penyemprotan disinfektan terhadap kendaraan berplat nomor diluar wilayah dan mobil penumpang seperti bus yang membawa penumpang bertujuan Rangkasbitung. Dan penumpangnya dilakukan pengecekan suhu tubuh di posko oleh tenaga medis yang disiagakan,” kata Kepala Puskesmas Mekarsari, Sukandi, di posko siaga setempat, Rabu (8/4/2020).

Pihaknya, melakukan penyemprotan terhadap kendaraan dan melakukan pemeriksaan dengan cek suhu tubuh para penumpangnya, terutama untuk kendaraan kendaraan yang dari Serang Jakarta dan Tangerang. Dijelaskan Sukandi, dari hasil pengecekan tersebut ditemukan dua orang yang suhu badannya 39 derajat. Kedua orang tersebut beralamat dari Saketi Pandeglang.

“Ya, tadi sudah ditemukan ada dua orang yang suhu badannya 39 derajat, kita kasih obat penanggulangan pertama untuk diminum,” terangnya.

Selain itu, pihaknya juga menyarankan yang bersangkutan untuk segera menghubungi petugas kesehatan setempat.

“Dan, itu tadi alamatnya mereka dari Saketi dari Pandeglang, kita juga sarankan untuk menghubungi petugas kesehatan terdekat dan tentunya tidak lupa untuk mengisolasi diri ya di rumahnya selama 14 hari,” imbuhnya.

Dengan kegiatan tersebut, selaku penanggung jawab wilayah, Sukandi juga sangat mengapresiasi sekali adanya koordinasi lintas sektoral yang sangat bagus.

“Pak Camat dan Pak Kapolsek Rangkasbitung terjun langsung yang sudah mengarahkan anggotanya. Begitu juga dengan instansi-instansi lain dalam hal ini desa dan yang lain-lainnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Camat Kecamatan Rangkasbitung, Yadi Basari Gunawan menambahkan, bahwa kegiatan pos siaga di perbatasan merupakan pelaksanaan arahan dari Bupati Lebak.

“Intinya kegiatan ini dalam rangka pencegahan penyebaran virus corona covid-19,” tuturnya.

Menurut dia, harusnya ada satu pos di perbatasan di desa kolelet yang berbatasan dengan kecamatan lain Kabupaten Serang tapi pihaknya melihat bahwa perbatasan yang paling banyak Lalu lintasnya ada di Mekarsari ini.

“Jadi kami selaku aparatur di tingkat kecamatan menyambut baik atau arahan Bupati terkait dengan pencegahan penyebaran virus corona ini. Mudah-mudahan ikhtiar kita bisa maksimal, sehingga tidak menjadi daerah pandemik,” katanya.

Camat juga mengimbau agar masyarakat mengikuti saran pemerintah dengan menerapkan physical distancing dan mengenakan masker ketika berkaktivitas di luar rumah dan berada di kendaraan umum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *