Cara Mengobati Ayam Ngorok dan Bersin

oleh -16 views
Mengobati Ayam Ngorok dan Bersin
Mengobati Ayam Ngorok dan Bersin

Apabila kondisi ayam sedang lemah maka bibit penyakit dapat dengan mudah masuk dan berkembang di dalam tubuh ayam. Apalagi jika lingkungannya kotor, banyak sekali bibit penyakit yang berkeliaran. Cuaca buru, peralatan dan perkandangannya yang kotor juga dapat menyebabkan serangan penyakit. Berikut ini berbagai penyakit ayam dan cara penanggulangannya yang benar :

Penyakit Ngorok Ayam

Gejala Ayam sering ngorok, terutama pada waktu sore hari. Seperti, ayam menderita diare, sedang dari matanya keluar cairan yang berupa eksudat.

Penyebab penyakit ini adalah Mycoplasma Gallisepticum. Selain itu, terpaan angin yang terlalu berlebih juga dapat menyebabkan serangan penyakit ngorok. Bentuk kandang ajengan juga memprmudah serangan penyakit ini, karena bentuknya yang tinggi dan banyak ventilasi.

Biasanya penyebaran penyakit ini melalui makanan, minuman dan kontak langsung. Apabila makanan dan minuman yang sudah terkontaminasi bibit ayam itu diberikan, maka ayam yang sehat akan tertulari juga. Debu dan percikan air juga dapat menyebarkan penyakit ini.

Perawatan ayam ngorok

Pencegahan adalah cara terbaik yang dilakukan untuk penyakit ini. Untuk itu kandang dan lingkungannya harus dibersihkan dari kotoran ayam dan berbagai kotoran lainnya. Pakan yang diberikan adalah yang masih dalam kondisi yang baik. Dan agar tidak terbuang dan mengotori lantai kandang, maka pakan diletakkan pada tempatnya dengan rapi. Jumlah populasi ayam dalam satu kandang juga harus diperhitungakn agar tidak berdesak-desakan.

Pencegahan juga dapat dengan Belcospire yang berbentuk tepung, dosisnya 0,5 gram/liter air minum dan diberikan pada anakan yang berumur 4-5 minggu, 9-10 minggu, 16-19 minggu dan seterusnya. Pemberian dilakukan selama tiga hari berturut-turut. Untuk pengobatan, dosis 0,5 gram/liter air minum selama 5 hari berturut-turut.

Penyakit Pilek

Gejala

Pada mulanya ayam sering bersin dan menggeleng-gelengkang kepala. Dari lubang hidung dan mata keluar cairan encer atau lendir sehingga matanya sering tetutup dan bengkak. Terkadang pial dan jenggernya juga membengkak. Ciri lainnya, ayam menjadi lemas, lemah, dan sering kehausan, selain itu nafsu makannya juga menurun dan jarang berkokok, meskipun berkokok suaranya lemas.

Penyebab

Pada umumnya penyakit pilek disebabkan oleh serangan bakteri Haemophilus gallinarium. Pada umumnya penyakit pilek berkembang dengan cepat pada musim penghujan. Biasanya akan menyerang anakan, remaja (lincir) dan ayam dewasa. Akan tetapi penyakit ini tidak menimbulkan kematian yang signifikan, hanya menurunkan berat badan si ayam saja.

Penyebaran

Penyebaran bakteri ini melalui udara, kontak langsung, hewan lain, dan melalui air minum dan makanan yang terkontaminasi bakteri.

Pencegahan

Ayam yang terserang dipisahkan. Kemudian diobati dengan Imequyl yang merupakan obat anti infeksi berbentuk serbuk.

Untuk pencegah dini pilek pada ayam, kandang pemeliharaan harus ditata dengan baik, sinar matahari harus masuk dan kandang tidak lembab. Percikan air hujan juga harus diperhatikan supaya tidak mengenai ayam dalam kandang. Karena ayam yang kedinginan akan mudah terserang penyakit pilek.

Obat Herbal Ayam Ngorok

1. Bawang Putih

Obat tradisional satu ini sudah banyak dikenal karena kemampuannya dalam meredakan masalah pernapasan yang diderita oleh ayam.

Cara penggunaan: pertama parutlah bawang putih, di ambil sarinya lalu campurkan dengan sedikit air hangat, kemudian minumkan pada ayam yang sakit.

Lakukan 2 kali sehari, pagi dan sore hari. Bawang putih di gunakan karena mengandung zat aktif yang bersifat anti bakteri dan anti radang (anti inflamasi).

Zat anti bakteri pada bawang putih akan bantu untuk memusnahkan bakteri penyakit yang ada pada saluran pernapasan, sedangkan anti radang (anti inflamasi) akan membantu untuk menghilangkan lendir akibat peradangan.

Selain dapat digunakan untuk mengobati ngorok, bawang putih juga dapat di gunakan untuk obat cacing dan juga obat untuk meningkatkan selera makan pada ayam.

Baca selengkapnya :

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *