Cara Mengatur Suhu dan Kelembaban pada Mesin Tetas Ayam

oleh -33 views
Cara Menetaskan Telur Ayam Yang Benar
Cara Menetaskan Telur Ayam Yang Benar

ANTERO PETERNAKAN – Cara menetaskan telur ayam sekarang ini tidak sesulit dulu.  jika dulu kita hanya menetasan telur dengan bantuan jerami dan ataupun coba berksperimen dengan mebuat mesin penetas telur dari kardus dengan menggunakan bantuan lampu.

Tapi sekarang untuk menetaskan telur ayam kita sudah bisa menggunakan bantuan mesin penetas telur dengan suhu bisa kita seting otomatis.

enetasan telur dengan bantuan jerami dan ataupun coba berksperimen dengan mebuat mesin penetas telur dari kardus dengan menggunakan bantuan lampu.

Langkah dan Cara Menetaskan Telur Ayam Yang Benar

Kenapa harus menggunakan cara benar? Karena telur yang ditetaskan tanpa menggunakan langkah yang benar, kemungkinan untuk mencapai goal atau hasil penetasan yang maksimal akan sangat kecil.

Kebanyakan peternak ayam kampung masih melakukan penetasan telur ayam dengan cara tradisional yakni dengan melakukan proses penetasan dengan “pengeraman telur melalui indukan ayam betina”.

Kami rasa cara tersebut memang cukup efektif untuk mendapatkan hasil daya tetas yang maksimal.

Namun bagaimana jika anda ingin mendapatkan hasil yang lebih maksimal lagi, misal satu kali penetasan bisa mencapai 100 butir atau 200 butir telur.

Cara terbaiknya yaitu menggunakan bantuan mesin penetas telur.

Untuk mendapatkan hasil maksimal dari cara menetaskan telur dengan lampu bohlam, maka berikut kami berikan tips atau cara menetaskan telur ayam dengan mesin penetas telur agar hasilnya jauh lebih maksimal.

1. Pemilihan telur yang akan di tetaskan

Telur yang bagus yaitu yang memiliki berat kurang lebih 40 hingga 50 gram dan memiliki bentuk oval bukan bulat persis dengan cangkang yang halus.

Selain itu masa penetasan telur tidak boleh lebih dari 7 hari selepas telur di keluarkan dari indukannya dan juga pilih telur yang memiliki celah ruang udara yang cukup yang terletak pada ujung telur karena ini juga berpengaruh terhadap vertilitas telur itu sendiri.

Sebaiknya gunakan telur dari indukan ayam milik anda sendiri, agar tidak sampai tidak mendapatkan telur yang sudah lama.

Sebab telur yang sudah lebih dari 7 hari setelah keluar dari indukan memiliki vertilitas yang jauh lebih sedikit. Waspadalah!

2. Proses Pembersihan cangkang telur yang kotor

Cara ini bisa anda lakukan dengan mengusap telur menggunakan kain yang berbahan lembut dengan mengunakan air hangat ataupun incunol (disinfektan) yang biasanya sudah ada diberikan satupaket dengan mesin penetas yang anda beli.

Kenapa harus kain halus? Sebab permukaan kain yang kasar dapat merusak pori-pori telur dan membuatnya terbuka sehingga bakteri dan air dapat masuk sehingga bisa menyebabkan kurangnya vertilitas dari telur tersebut.

3. Bersihkan mesin penetas telur bohlam bukan dari kardus yang anda gunakan

Anda bisa memberihkan mesin tetas yang akan anda gunakan dengan menggunakan kain dan air hangat.

Setelah itu anda bisa juga menyemprotkan disinfektan agar bakteri dan jamur penyebab kegagalan penetasan dengan mesin peetas telur bohlam ini dapat terhindarkan.

Jika mesin yang anda gunaan baru beli di penetasan.com maka ada cukup gunakan disinfektan saja untuk megusir bakteri dan jamur yang MUNGKIN saja bersarang di dalamnya.

4. Nyalakan mesin penetas yang akan anda gunakan

Setelah proses pembersihan mesin tetas and alakukan selanjutnya anda bisa nyalakan mesin tetas dengan pertama setting suhu, dan kelembapan yang pas untuk telue ayam yang akan anda tetaskan.

5. Memasukkan telur kedalam mesin penetas telur yang akan anda gunakan

Setelah spersiapan telur ayam yang akan ditetaskan dan juga mesin telur sudah siap maka tahap selanjutnya yaitu memasukkan mtelur kedalam mesin.

Pada hari pertama sampai hari kelima telur dimasukkan kedalam mesin, rak harus dalam keadaan rata atau datar ya.

Selain itu usahakan jangan membuka ventilasi udara maupun pintu penutup mesin tetas agar proses pembentukan embrio tidak terganggu.

6. Proses peneropongan telur

Proses ini bisa anda lakukakn pada hari kelima. Cara ini bisa dilakukan untuk mensortir teluryang memiliki vertilitas dan telur yang infertile. Jika telur infertil maka bisa segera keluarkan atau diafkir dan bisa dikonsumsi.

7. Proses pemutaran rak telur pada mesin penetas telur

Proses pemutaran rak pada mesin penetas telur ini bisa anda lakukan pada hari kelima ssetelah proses peneropongan telur selesai di lakukan.

Dan bisa di hentikan pada hari ke 18 atau masa telur ayam akan menetas pada hari ke 21.

Ini fleksibel sesuai dengan telur yang akan di tetaskan, jika untuk menetaskan telur burung berarti ya pada hari ke 10 harus dihentikan,

nah jika untuk menetaskan telur bebek berarti rak bisa dihentikan perputarannya pada hari ke 25.

8. Proses penyemprotan telur

Proses ini bisa anda lakukan untuk menambah kelembapan pada ruang penetasan. Anda bisa menyemprotkan air hangat pada telur pada hari ke 17 dan 18.

Kelembapan yang tidak baik akan menyebabkan anak ayam akan sulit kelur dari cangkang, sehingga mati di dalmnya.

9. Proses terakhir yaitu perlakuan anak ayam paska penetasan

Ini juga merupakan salah satu proses terpenting pada cara menetaskan telur ayam menggunakan mesin penetas telur bohlam, yaitu perlakuan anak ayam paska penetasan.

Sebab kebanyakan orang masih salah dalam perlakkuannya. Jadi setelah anak ayam menetas dan dikeluarkan dari mesin,

sebaiknya jangan beri makan atau minum terlebih dahulu dan pindahkan pada incubator pemanas anak ayam atau anda juga bisa mencampurnya dengan indukan.

Umumnya anak ayam dapat bertahan 1 hari tanpa diberi makan dan minum, karena masih terdapat cadangan makanan didalam tubuhnya jadi jangan khawatirkan anak ayam anda akan kelaparan meski tidak di beri amakan sehari setelah penetasan.

Suhu dan Kelembapan dalam Proses Penetasan Telur

PENGARUH SUHU TERHADAP DAYA TETAS TELUR AYAM
Temperatur (C)Persentase Telur Fertil (%)
35,510
36,150
36,770
37,280
37,888
38,385
38,975
39,460
Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *