Cara Menanam Cabai Rawit di Pot

Cara Menanam Cabai Rawit di Pot
Cara Menanam Cabai Rawit di Pot

Cara menanam cabe rawit di pot agar berbuah lebat budidaya cabe rawit dalam polybag pdf cara pemupukan cabe rawit dalam polybag cara menanam cabe rawit dari biji analisa budidaya cabe rawit dalam polybag cara menanam cabe di rumah cara menyemai cabe rawit jarak tanam cabe polybag

Baca juga: 10 Cabai Terpedas di Dunia

Cara menanam cabai dengan media pot- cara ini sangat mudah dan tidak ribet, antero.co akan memberikan trik cara menanam cabai dari awal hingga berbuah lebat, Cabe rawit atau cabai kathur, adalah buah-buahan dan tanaman milik genus Capsicum. Selain dari Indonesia, ia juga tumbuh dan populer sebagai rempah-rempah di negara-negara Asia Tenggara lainnya. Di Malaysia dan Singapura dinamai cili beras, di persimpangan labuyo Filipina, dan di Thailand phrik khi nu. Di Kerala, India, ada hidangan tradisional yang menggunakan cabai rawit dan disebut kanthari mulagu. Dalam bahasa Inggris dikenal sebagai lada Thailand atau cabai mata burung.

Baca juga: Cara Menanam Cabe Sendiri di Rumah dengan Mudah

Buah cabai berubah warna dari hijau menjadi merah saat matang. Meskipun ukurannya lebih kecil dari varietas cabai lainnya, itu dianggap cukup pedas karena kepedasannya mencapai 50.000 – 100.000 pada skala Scoville. Cabai rawit biasanya dijual di pasar bersama dengan varietas cabai lainnya.

Ada pepatah Indonesia “lada cayenne kecil” (Malaysia: cili nasi kecil), yang berarti kecil tapi berani. Hama yang menyerang termasuk Bactrocera papayae dan Bactrocera carambolae.

Manfaat Cabai Rawit Untuk kesehatan

  • Meningkatkan sirkulasi darah
  • Membantu nyeri otot
  • Membantu detoksifikasi

Berikut ini cara menyemai benih cabai rawit agar cepat tumbuh

> Siapkan media semai, yaitu campuran tanah dan pupuk kandang atau kompos dengan perbandingan 3 : 1

> Aduk tanah dan pukan/kompos tersebut hingga tercampur rata. Diamkan ditempat yang terlindung dari hujan dan sinar matahari langsung selama kurang lebih 1 minggu.

> Rendam benih menggunakan air hangat kuku selama kurang lebih 3 jam. Bisa juga ditambahakan ZPT secukupnya atau air bawang merah untuk merangsang perkecambahan.

> Media semai dimasukkan kedalam wadah semai atau tray semai atau disemai dihamparan tanah. Tapi untuk lebih amannya, sebaiknya menggunakan wadah atau tray semai. Siram hingga basah.

> Letakkan benih pada media semai dengan jarak yang teratur, bisa 3 x 4 cm atau 4 x 4 cm.

> Tutup tipis benih menggunakan tanah halus

> Tutup wadah semai menggunakan plastik hitam atau daun pisang untuk mengkondisikan lingkungan yang hangat dan lembab agar benih lebih cepat berkecambah.

> Penyemaian bisa juga menggunakan polybag kecil. Isi polybag dengan media semai, kemudian disiram hingga basah dan masukkan 1 benih setiap polybag.

> Dalam waktu 7 – 10 hari biasanya benih sudah berkecambah. Letakkan wadah semai pada tempat yang teduh atau dibawah naungan.

> 2 hari kemudian bibit mulai diperkenalkan dengan sinar matahari secara bertahap agar tidak terjadi etiolasi dan bibit memiliki batang yang kuat.

> Usia 25 – 30 hari kemudian bibit sudah bisa dipindah tanah ke pot / polybag pembesaran.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini