Cara Menggali Sumur agar Banyak Air Jernih

oleh -13 views

A. Definisi Sumur Timba

Cara bikin sumur mudah dan bersih – Air sumur merupakan sumber utama bagi masyarakat untuk mendapatkan sumber air tersebut umumnya masyarakat membuat sumber air yang berupa Sumur Bor atau Sumur Timba.

Sumur Timba / Sumur Konvensional merupakan sumur dengan dinding buis beton dengan kedalaman tertentu karena setiap daerah kedalaman berbeda. Proses pengerjaan dengan menggali lapisan tanah atau batuan sampai sumber mata air. Untuk dinding sumur timba ini setiap nat-nat pada buis beton harus ditambal memakai semen agar lebih kuat dinding sumur tersebut, untuk pengambilan airnya dengan cara Timba Sumur bisa juga disedot menggunakan pompa air.
Apa yang dimaksud dengan Timba Sumur?

  • kedalaman sumur gali yang baik
  • cara mencari mata air sumur gali
  • contoh sumur gali
  • struktur sumur gali
  • upah gali sumur
  • biaya gali sumur
  • cara menggali sumur dengan mudah
  • cara menurunkan cincin sumur

√ Kedalaman Sumur Bor Yang Ideal dan Keluar Air Sendiri

Timba merupakan salah satu peralatan tradisonal yang terangkai dari katrol tetap, tambang serta ember yang biasa dipergunakan oleh masyarakat untuk mengambil air disumur timba.

Baca juga: Begini Ide Desain Taman Minimalis di Lahan Sempit

Cara mengantisipasi Debit Air menurun pada Sumur Timba di musim kemarau
Selain dengan Sumur Suntik Dalam proses pengerjaan sumur timba ini dengan cara menambah jumlah buis beton yang masuk ke dalam air dari 3 buis menjadi 6 sampai 8 buis beton.

B. Spesifikasi Peralatan membuat Sumur Timba

Bagaimana cara menggali sumur yang benar? Sumur adalah bangunan hidrolik dalam bentuk lubang yang digali ke bumi yang memungkinkan penyadapan air secara ekonomis dari akuifer. Di rumah hunian, sumur berfungsi sebagai sumber air bersih.

NoAlatJumlahMerkKapasitasTahun
1Water Pump1 UnitHonda20-50 L/menit2007
2Blower1 UnitHonda25 meter2007
3Katrol Tetap1 Unit1997
4Dadung25 meter25 meter2009
5Ember Besi1 Unit2007
6Linggis 3/4″1 Unit1, 5 meter1996
7Bambu4 Batang16 meter

C. Prosedur Pembuatan Sumur Timba

1. Menentukan tempat yang akan dibuat Sumur Timba minimal dikerjakan oleh 2 orang tukang sumur

2. Menggali tanah dengan menggunakan Linggis bentuk galian melingkar diameter 70 cm untuk sumur timba dengan menggunakan buis beton diameter 60 cm, apabila mau menggunakan buis beton diameter 70 cm galian melingkar berdiameter 80 cm dengan maksud agar lebih mudah memasang buis beton sebagai dinding sumur

3. Mengambil tanah bekas galian linggis menggunakan ember besi, buanglah tanah galian ditempat yang aman agar tidak jatuh ke lubang galian

4. Apabila sampai kedalam 2 meter, ikatlah bambu ukuran 2 meter sebanyak 3 bambu ikat dibagian pinggir sekuat mungkin dan dirikanlah membentuk segitiga atau bisa menggunakan kapolding letakksn dipinggir galian sedalam 2 meter tadi

5. Memasang katrol tetap yang sudah terangkai tambang yang terikat ember besi pada ikatan bambu tadi setelah terpasang dengan kuat

6. Melanjutkan penggalian sampai sumber mata air tanah bekas galian diambil dengan rangkaian katrol tetap tadi

7. Memasakuan buis beton kedalam galian satu persatu sampai sumber mata air, semen dengan rapat setiap sambungan buis beton agar dinding sumur lebih kuat

8. Sedot atau kuras air disumur timba tadi menggunakan water pump sampai air menjadi jernih.

Kurang lebihnya seperti itu cara pembuatan sumur timba atau sumur konvensional, saya sarankan apabila anda ingin membuat sumur mendingan suruh tukang sumur saja. Demi keamanan, karena pekerjaan membuat sumur beresiko dan tidak sembarang orang bisa.

Ada beberapa tahap untuk membuat sumur gali, di antaranya :

  1. Air di dalam sumur harus bersih dan sehat sehingga aman untuk digunakan sebagai minuman dan mengolah makanan. Karena itu, sumur harus dibuat hati-hati dengan memperhatikan kelayakan air.
  2. Berdasarkan metode pembuatan, sumur dapat dikelompokkan menjadi dua jenis, yaitu sumur gali dan lubang bor. Sumur digali dibuat dengan menggali tanah hingga kedalaman tertentu sampai menemukan sumber air yang sesuai.
  3. Biasanya seluruh sumur yang digali masih dilakukan secara manual. Sedangkan proses pemboran sumur dilakukan menggunakan mesin bor.
  4. Tentukan lokasi yang ingin Anda buat menjadi sumur. Jaga agar lokasi bersih dan aman dan jauh dari posisi tangki septik. Beruntunglah bagi Anda yang tinggal di dataran rendah karena kandungan air tanahnya sangat melimpah.
  5. Tetapi bagi Anda yang berada di lingkungan yang tandus, Anda bisa mencari mata air yang sedang menggunakan teknik di bawah tanah.
  6. Pilih bentuk sumur yang ingin Anda buat. Apakah Anda ingin membuat putaran atau bagian yang baik? Jika ingin membangun sumur bulat, maka buatlah penggalian tanah dengan diameter sekitar 80-120 cm dan kedalamannya sesuai dengan posisi air tanah.
  7. Sementara itu, sumur kotak-bagian dapat dibuat dengan menggali tanah menggunakan panjang 100-120 cm dan lebar 100-120 cm.
  8. Proses ekstraksi tanah untuk membuat lubang bor dapat dilakukan secara manual. Ini berarti bahwa jumlah pekerja sangat mempengaruhi waktu kerja mereka.
  9. Agar lebih efektif, para pekerja ini harus menentukan tugas masing-masing, baik pekerja yang menggali tanah dan pekerja yang mengangkut tanah ke tempat yang aman.
  10. Alat-alat yang biasa digunakan termasuk cangkul, linggis, garpu, songkro, cetok, ember, dan lain-lain. Pekerjaan penggalian tanah dianggap lengkap setelah air yang tepat ditemukan.
  11. Sekarang saatnya memasang dinding pada lubang penggalian untuk mencegah longsor. Selain mampu mencemari air, tanah yang longsor juga akan memperlebar ukuran sumur dan berbahaya bagi manusia.
  12. Sumur yang memiliki bagian bulat dapat menggunakan buis beton sebagai dinding. Tidak seperti sumur berbentuk kotak, Anda dapat membuat pasangan bata sebagai dinding sumur.
  13. Sumur yang sudah jadi tidak boleh digunakan terlebih dahulu karena kondisinya masih kotor dan tercemar.
  14. Anda perlu melakukan pembuangan dengan membuang semua air yang terkandung dalam sumur sampai surut. Jangan khawatir, air akan muncul kembali di sumur Anda untuk waktu yang singkat.
  15. Biarkan selama 3-5 hari kemudian periksa kualitas air. Jika air sumur masih terlihat kotor, tidak jelas, atau berbau, Anda bisa mengatasinya dengan tips di sini.
  16. Air sumur baru dapat digunakan untuk keperluan sehari-hari jika memenuhi standar kelaikan air yang baik yang tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak memiliki rasa.

Baca juga: Tanaman yang Bagus Untuk di Tanam di Rumah dan Bermanfaat

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *