BST Cair, Pemdes Maja Terapkan Distancing Physical dan Gunakan Masker 

oleh -3 views

BST Cair, Pemdes Maja Terapkan Distancing Physical dan Gunakan Masker 

 

ANTERO.CO LEBAK – Sebanyak 559 warga penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 1 di Desa Maja, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, Banten, terapkan Physical Distancing dan menggunakan Masker serta cek suhu tubuh ditengah pandemi COVID-19 saat mengantre di Kantor Desa setempat dalam pencairan dana tersebut bekerja sama dengan Kantor Pos setempat.

“Ya, kita terapkan Distancing Physical, jaga jarak dan gunakan masker dan satu persatu cek suhu tubuh bagi warga penerima manfaat untuk pencairan BST yang didanai oleh APBN 1 dari Kemensos,” kata Kepala Desa (Kades) Maja, Ma’mun disela-sela pembagian BST, Minggu (17/05/2020).

Selaku Kades, pihaknya mengaku khawatir dalam pengambilan BST tersebut ini tidak kondusif. Pasalnya, pada pencairan BST ini juga disaat Bulan Suci Ramadhan dikhawatirkan akibat berpanas-panasan ada kejadian yang tidak diinginkan.

“Namun, allhamdulilah, seperti yang kita saksikan bersama kegiatan berjalan dengan baik dan sesuai schedule yang sudah ditentukan terlaksana sesuai rencana,” ujar Ma’mun.

Menurutnya, untuk warga masyarakat di Pemerintahan Desa (Pemdes) Maja ada sekitar 599 orang, yang belum mendapatkan pada hari ini (Minggu 17/05), jika memenuhi kriteria itu bisa diajukan di priode berikutnya.

“Karena untuk tahap yang pertama ini menggunakan APBN, dan untuk yang berikutnya itu menggunakan dana dari APBD Provinsi dan APBD Kabupaten serta Dana Desa (DD),” terang Ma’mun.

Senada dikatakan Muhamad Rafe’i, Sekretaris Desa (Sekdes) Desa Maja, sisanya menyusul bantuan selanjutnya dari provinsi untuk DD dialokasikan kepada sejumlah 200 KK.

“Yang tadi cair tahap pertama, sisanya itu akan dimasukkan ke bantuan dari provinsi, dan untuk dana desa itu diposisikan untuk 200 kepala keluarga,” katanya.

Pihaknya berharap, dengan adanya bantuan tersebut bisa bermanfaat untuk masyarakat ditengah pandemi COVID-19 ini dan disaat menjalankan ibadah puasa.

“Mudah-mudahan wabah virus corona ini segera berlalu, agar perekonomian masyarakat kami kembali normal dan bisa menjalankan aktivitasnya seperti biasa,” pungkas Rafe’i seraya diamini oleh Ma’mun Tobari, Kades setempat. (Bud)

 

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *