BKSDA Serang Terima Empat Ekor Burung Kakatua Langka

BKSDA Serang Terima Empat Ekor Burung Kakatua Langka

ANTERO SERANG – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Barat SKW 1 Serang, menerima 4 jenis burung kakatua yang secara sukarela diserahkan oleh Kapten TNI yang telah memelihara empat hewan selama satu tahun, pada hari Rabu 18 April 2018 kemarin.

Keempat spesies yang dilindungi adalah spesies burung kakatua endemik Jawa Timur, yaitu 3 jenis kakatua jambul kuning (cacatua sulphurea) dan 1 spesies seram atau Maluku (cacatua moluccensis).

Kepala BBKSDA Jawa Barat SKW 1 Serang, Andre Ginson mengatakan bahwa awalnya pihaknya menerima informasi dari warga melalui Polda Banten terkait dengan warga yang memelihara satwa yang dilindungi di suatu tempat.

“Kami bersama Polda Banten mencoba mengecek informasi, ternyata di lokasi yang tepat ditemukan ada hewan-hewan tersebut,” kata Andre Ginson, saat siaran pers, Kamis (19/4/2018), di Kantor BBKSDA Jabar SKW 1 Serang.

Empat Burung Dilindungi Jenis Kakatua Dari Anggota TNI

Pemilik empat hewan yang dikenal sebagai Kapten Mujio Untung juga secara sukarela menyerahkan hewan peliharaannya ke BKSDA.

Dikatakan Andre, bahwa ia mendapat keempat jenis Kakatua dengan membeli dari seorang teman yang berasal dari Indonesia Timur.

Menurut pasal 21 ayat 2 undang-undang perlindungan hewan No. 5 tahun 1990, bahwa setiap orang dilarang menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan memelihara binatang yang dilindungi hidup-hidup. Karena sanksi pidana bagi seseorang yang dengan sengaja melakukan pelanggaran tersebut paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp. 100.000.000 (seratus juta rupiah).

Untuk itu, Andre Ginson mengimbau kepada publik jika ada satwa yang dilindungi yang dikelola oleh masyarakat untuk segera menyerahkan secara sukarela ke BBKSDA Jawa Barat melalui SKW 1 Serang.

“Kami berharap orang-orang lebih sadar lagi untuk menyerahkan hewan peliharaan mereka yang dilindungi,” himbaunya.

“Kami juga berterima kasih kepada Kapten Mujio yang secara sukarela menyerahkan hewan peliharaannya yang memang dilindungi,” katanya.

Keempat burung Kakatua tersebut direncanakan untuk dibawa ke titik perawatan di lembaga konservasi di Bogor sebelum dirilis ke habitat aslinya di Indonesia Timur (FH)

Baca:

  1. 7 Cara Agar Lovebird Cepat Bertelur
  2. Ular Python Ukuran Besar Masuk ke Pabrik Tepung Di Kota Cilegon
  3. 16 Manfaat Daun Mengkudu Untuk Burung Kicau serta 4 Cara Pemberiannya
  4. Tetap Kokoh Saat Gempa Banten, Ini Rahasia Rumah Suku Baduy
Loading...

LEAVE A REPLY

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini