Beranda Nasional Berita Banten Beragam Kegiatan, Meriahkan Perayaan Hari Santri Nasional di Lebak 

Beragam Kegiatan, Meriahkan Perayaan Hari Santri Nasional di Lebak 

ANTERO CO LEBAK – Perayaan Hari Santri Nasional (HSN) Tingkat Kabupaten Lebak resmi dibuka oleh Assisten Daerah (Asda) III Lebak, Dedi Lukman Indepur, bertempat di Tribun Alun-Alun Kota Rangkasbitung, Minggu (20/10/2019).

Kegiatan yang digelar dari tanggal 18 – 22 Oktober 2019 iini diselenggarakan Pemerintah Daerah Lebak melalui Dinas Pariwisata bersama Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Kabupaten Lebak.

Dedi Lukman Indepur dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini sebagai salah satu wadah untuk menampilkan potensi yang dimiliki Pondok Pesantren (Ponpes) di Kabupaten Lebak, dimana di Lebak sendiri terdapat kurang lebih 1500 pondok pesantren.

“Hampir setiap pondok pesantren rata-rata memiliki kreatifitas dan potensi, baik dibidang seni, ekonomi dan olahraga. Dan melalui hari santri ini kita jadikan wadah untuk mereka bisa tampil sehingga lebih dikenal oleh masyarakat,” ujarnya.

Dedi meminta, melalui potensi dan kreatifitas pondok-pondok pesantren yang terdapat di Kabupaten Lebak diharapkan mampu mencetak santri-santri yang mandiri.

“Kegiatan ini kita branding dengan semenarik mungkin, sehingga mampu menarik minat pengunjung dan wisatawan, yang mana selaras dengan visi Pemerintah Daerah menjadikan Lebak sebagai destinasi wisata unggulan nasional berbasis potensi lokal. Dan, kegiatan perayaan hari santri ini akan menjadi agenda tahunan di Kabupaten Lebak,” imbuh Dedi.

Sementara itu Ketua FSPP Kabupaten Lebak  Ade Bujhaeremi mengatakan, kegiatan perayaan hari santri tahun ini bukan sekedar seremonial, seperti tahun-tahun sebelumnya.

Menurutnya, kegiatan tahun ini dirangkai dengan berbagai macam kegiatan seperti Lomba Baca Kitab Kuning, Lomba Marhaba, Festival Shalawat, Pesantren On The Rood, Penyerahan Santuan bagi 1001 Anak Yatim, Istighasah Akbar bersama Kiyai Murtado, Festival Liwet serta menghadirkan Juara 1 MTQ Internasional Qori Internasional Kiyai Salman Amrillah.

Dan kegiatan puncaknya, terang Ade, yakni pada Hari Santri Nasional tanggal 22 Oktober 2019 dengan melangsungkan Upacara Hari Santri Nasional Tingkat Kabupaten Lebak bertempat di Alun-Alun Kota Rangkasbitung.

“Perayaan ini merupakan bentuk syukur para santri, dan kami ingin menunjukan santri itu bukan hanya berpeci tetapi berprestasi. Kiyai bukan hanya menggunakan sorban tetapi siap berkorban, dan kami persembahkan kegiatan ini oleh santri dari santri untuk negeri,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here