Benarkah Penyakit Kanker Kulit Menurun Dalam Keluarga?

oleh -0 views

Benarkah Penyakit Kanker Kulit Menurun Dalam Keluarga

Penyakit Kanker Kulit – Kanker adalah salah satu masalah kesehatan yang paling mengancam jiwa. Salah satu penyebabnya adalah genetik atau keturunan. Ya, ketika ada satu anggota keluarga yang terkena kanker, Anda mungkin berisiko lebih besar terkena kanker yang sama. Namun, apakah ini juga berlaku untuk melanoma kanker kulit? Berikut penjelasannya.

Sekilas tentang kanker kulit melanoma


Kanker terjadi ketika sel-sel normal di dalam tubuh berkembang secara tidak normal dan tak terkendali. Nah, ini juga bisa terjadi pada sel-sel kulit.

Melanoma adalah salah satu jenis kanker kulit yang muncul ketika sel melanosit (sel penghasil pigmen) tumbuh secara tidak normal menjadi kanker. Hal ini ditandai dengan munculnya mol fitur kanker yang tiba-tiba, biasanya berwarna coklat atau lebih gelap dari warna kulit di sekitarnya.

Meskipun cukup langka, kanker kulit melanoma menyebar lebih cepat dan menyebabkan masalah serius pada organ lain. Apakah pada wanita atau pria, melanoma paling sering terjadi di leher, wajah, dada, punggung, bahkan di mata (melanoma okular).

Penyebab utama munculnya melanoma adalah paparan sinar matahari yang berlebihan pada kulit. Namun, itu juga ditentukan oleh jenis kulit setiap orang. Faktor risiko untuk melanoma kanker kulit akan meningkat pada orang yang berkulit putih dan memiliki rambut asli yang ringan. Inilah sebabnya, kanker kulit lebih sering terjadi pada keturunan putih (ras caukasian).

Jadi, apakah kanker kulit melanoma dapat diturunkan dalam keluarga?


Dilaporkan oleh Verywell, para ahli masih menyelidiki efek gen dari keluarga pada kejadian melanoma. Sejauh ini, mereka mengungkapkan bahwa faktor genetik hanya menyumbang satu persen dari semua kasus melanoma.

Ada tiga gen yang diketahui terkait dengan kanker kulit melanoma, termasuk yang berikut:

CDKN2A : Gen CDKN2A adalah penyebab paling umum dari melanoma kanker kulit yang diturunkan dalam keluarga. Gen ini menyebabkan sindrom atipikal melanoma famili (FAM-M) atau kanker melanoma yang diturunkan. Namun, tidak semua kasus melanoma disebabkan oleh mutasi gen CDKN2A.

MC1R: Sejumlah penelitian telah membuktikan bahwa gen MC1R (melanocortin-1 receptor) dapat meningkatkan risiko melanoma. Gen inilah yang menyebabkan seseorang memiliki rambut merah, kulit berwarna cerah, dan kulit yang sensitif terhadap radiasi UV.

MDM2: Gen MDM2 berfungsi untuk menentukan berapa banyak pembelahan sel karena kanker. Mutasi Gen MDM2 lebih sering terjadi pada wanita dengan kanker kulit melanoma berusia 50 dan di bawah. Bahkan, mutasi gen ini lebih mungkin mengembangkan melanoma daripada paparan sinar matahari.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa melanoma dapat disebabkan oleh faktor keturunan yang memiliki gen yang menyebabkan melanoma. Ini tentu tidak dapat dicegah dengan cara apa pun, kecuali dengan perawatan sesegera mungkin.

Perlukah tes genetik untuk mengetahui risiko kanker melanoma?


Setelah mengetahui satu anggota keluarga terkena melanoma, Anda tentu tidak ingin mendapatkan penyakit yang sama dan segera mencari upaya pencegahan. Sebagai permulaan, Anda mungkin bertanya-tanya apakah Anda memerlukan tes genetik atau tidak.

Tes genetika berfungsi untuk mengetahui seberapa banyak perubahan gen dalam tubuh yang dapat meningkatkan risiko penyakit tertentu, termasuk melanoma. Tes genetik untuk melanoma sangat dianjurkan ketika Anda:

  1. Memiliki tiga atau lebih kanker melanoma yang tumbuh di permukaan kulit
  2. Memiliki banyak tahi lalat yang mencurigakan, bentuk tidak beraturan, dan coklat gelap atau hitam
  3. Memiliki dua atau lebih anggota keluarga dengan melanoma atau kanker pankreas

Hasil tes genetik melanoma positif dapat membantu dokter memantau perkembangan kanker kulit di tubuh Anda. Pasien yang berisiko tinggi melanoma tentu memerlukan pemeriksaan kulit lebih lanjut untuk mengkonfirmasi diagnosis.

Namun, jika hasil tes negatif, Anda belum tentu merasa bebas dari melanoma. Untuk mengurangi risiko melanoma kanker kulit, lindungi kulit Anda dari paparan sinar matahari yang berlebihan dan lakukan pemeriksaan kesehatan kulit secara teratur.

Baca Juga:

  1. Manfaat Minyak Zaitun Untuk Wajah Dan Kulit Tubuh
  2. Ini 3 Manfaat Mengkudu untuk Kulit Wajah
  3. Cara Memutihkan Kulit
  4. Manfaat Ampas Kopi Untuk Kecantikan Kulit Wajah
  5. 4 Jenis Obat Panu Rekomendasi Dokter Kulit
  6. Tips Cara Memutihkan Kulit Yang Hitam
  7. Tips Meracik Masker Kopi Untuk Kecantikan Kulit Wajah
  8. Cara Menghilangkan Kulit Belang Pada Tangan dan Kaki
Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *