Beberapa Guru SD Di Kabupaten Pandeglang Keluhkan Dana Sertivikasi yang tak kunjung cair

ANTERO. CO, Pandeglang, – Berdasarkan informasi yang di terima dari Ketua PBH DPD lidik krimsus RI Banten, “Mujiono”, bahwa beliau menerima laporan dan keluh kesah dari beberapa tenaga pendidik/guru SD, yang melaporkan kepada beliau terkait uang atau dana sertivikasi tri wulan pertama guru di kab. Pandeglang tidak kunjung cair padahal sudah memasuki tri wulan kedua (sudah di bulan mei), laporan ini diterima kamis siang (14/05/2020) .

Menurut ibu may yang di dampingi ibu soni perwakilan guru SD di pandeglang yang melapor ke PBH DPD Lidik Krimsus RI Banten, menyampaikan, ” Untuk penundaan gaji kejadian ini sudah sering kami alami, tapi untuk dimasa sulit ini karena dampak mewabahnya civid-19 dan suasana bulan ramadhan ada kenaikan harga di beberapa bahan pokok, sehingga penundaan uang sertivikasi ini sangat berdampak bagi perekonomian kami., “keluhnya”

Beberapa Guru SD Di Kabupaten Pandeglang Keluhkan Dana Sertivikasi yang tak kunjung cair
Beberapa Guru SD Di Kabupaten Pandeglang Keluhkan Dana Sertivikasi yang tak kunjung cair

Sementara ibu soni menekankan, Kami berharap gaji atau uang sertivikasi guru SD di kabupaten pandeglang dapat segera di cairkan dan di realisasikan oleh bupati pandeglang, “irna Narulita”, mengingat kebutuhan hidup sulit untuk di tunda, karena Tri wulan pertama(januari, pebruari dan maret) sudah lama berlalu ini sudah memasuki tri wulan kedua di bulan mei, sedangkan di kabupaten lain sudah cair atau terealisasi, di samping itu penundaan ini tanpa pemberitahuan dan penjelasan yang pasti, menurut” Beliau.

Di sisi lain, Ketua PBH DPD lidik krimsus RI Banten, “Mujiono” Menegaskan, ” Hal ini akan di tindak lanjuti dan akan melayangkan surat klaripikasi atas kejadian ini kepada bupati pandeglang, yang jelas kami ingin tahu kenapa hal ini terjadi dan apa alasannya, mengingat penyebaran wabah covid -19 ini bukan hanya saja berpengaruh pada kesehatan namun juga pada ekonomi, menurut beliau seharusnya di beri bantuan bukan malah menunda gaji atau dana sertivikasi guru -guru SD, hal ini tidak relevan dangan situasi saat ini, dàn apa bila ada hal yang di anggap menyimpang atau melanggar, maka hal ini akan kami lanjutkan ke ranah hukum yang lebih lanjut. “Tukas Beliau, dengan air muka tak percaya.

Sampai berita ini di rilis, PBH DPD lidik Krimsus RI Banten. Masih melakukan rapat internal guna menyikapi permasalahan ini.
(Rohmansyah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *