Bayi Baru Lahir Ditemukan Warga Baros Tergeletak di Semak-semak

oleh
Bayi Baru Lahir Ditemukan Warga Baros Tergeletak di Semak-semak
Rate this post

Bayi Baru Lahir Ditemukan Warga Baros Tergeletak di Semak-semak

ANTERO , BAROS – Pada hari Minggu 10 Maret sekira pukul 11:30 Wib Warga Kp. Kasturi Desa Curugagung Kecamatan Baros Provinsi Banten, dihebohkan dengan penemuan Seorang bayi laki-laki yang diduga baru lahir dan ditemukan di semak-semak kebun warga. Hal tersebut ditemukan oleh beberapa warga setempat, Arsudin (30) dan Wahyu (26). Arsudin menuturkan, menurut nya awal penemuan bayi tersebut, ia baru selesai sholat dzuhur dan dalam perjalanan pulang, Arsudin dan Wahyu mendengar tangisan suara bayi, yang berasal dari semak-semak kebun, namun keduanya merasa penasaran, kemudian mencari asal suara tangisan bayi tersebut, akhirnya kedua warga itu berhasil menemukan bayi yang malang tersebut. Saat ditemukan, bayi masih dalam kondisi hidup dengan tali pusar masih menempel di perut. Diduga bayi yang baru dilahirkan ini sengaja dibuang oleh ibu kandungnya.

Setelah ditemukan bayi malang itu, kedua warga ini langsung memberitahukan warga sekitarnya. Mendapat kabar tersebut, warga berdatangan dan kemudian menyelamatkan bayi ini dengan membawanya ke puskesmas Baros. Sedangkan, warga lainnya langsung melaporkan ke Aparat Hukum (Polsek Baros). Selanjutnya agar nyawanya dapat terselamatkan si bayi kemudian dibawa ke RSUD dr Drajat Prawiranegara Serang untuk penanganan yang lebih intensif.

Menurut Kapolres Serang Kota, AKBP Komarudin, menuturkan, Bayi Laki-laki tersebut diduga ditelantarkan oleh Ibu Kandungnya, dan Pelaku yang membuang bayi sampai saat ini belum diketahui, namun pihak Kepolisian akan terus mengadakan penyelidikan.
“Diduga bayi laki-laki itu ditelantarkan oleh ibu kandungnya, tetapi sejauh ini pelakunya belum diketahui dan masih dalam penyelidikan pihak kami,” Tuturnya. (12/3/18).

Bayi tak berdosa ini, lanjut Kapolres Serang Kota, pertama kali ditemukan oleh warga setempat (Arsudin dan Wahyu) selesai menunaikan ibadah Shalat Duhur. Dalam perjalanan pulang, kedua warga ini mendengar suara tangisan bayi dari arah semak-semak. Karena penasaran kedua warga ini kemudian mencari suara tangisan tersebut.
“Kedua warga ini masuk semak-semak dan menemukan bayi tergeletak di tanah tanpa alas dan sehelai pakaian,” ungkap Kapolres Serang Kota.

Untuk menindaklanjuti kasus dugaan pembuangan bayi tersebut, sejauh ini pihak Polsek Baros dibantu Polres Serang Kota terus mencari wanita yang tega membuang darah dagingnya sendiri. Kapolres juga mengatakan pihaknya sudah meminta bantuan Aparat Desa maupun pengurus RT/RW untuk ikut membantu mencarikan informasi dari pelaku.
“Kami sudah berkordinasi denga aparat desa dan tokoh-tokoh masyarakat untuk membantu memberikan informasi. Jika ada yang dicurigai segera laporkan ke polsek atau hubungi personil Bhabinkamtibmas,” ujar AKBP Komarudin. (*zar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *