Bahaya Asbes Bagi Kesehatan Manusia dan Pernafasan

oleh -3 views
Bahaya Asbes Bagi Kesehatan Manusia dan Pernafasan
Bahaya Asbes Bagi Kesehatan Manusia dan Pernafasan

Penutup atap dari bahan asbes sangat akrab dengan masyarakat, selain harganya murah dan pemasangannya mudah, karena atap asbes memiliki bobot yang ringan sehingga tidak membutuhkan konstruksi gording yang khusus. namun tahukah anda apa saja efek dan bahaya Asbes untuk kesehatan

Bahan yang terbuat dari asbes untuk bangunan sering kita jumpai yaitu asbes gelombang (digunakan untuk atap), asbes plat (digunakan untuk plafon atau partisi).

Karena sifatnya yang tahan panas, kedap suara dan kedap air, asbes sering digunakan pada isolating pipa pemanas, dan juga digunkan untuk panel akustik.

Pada 2012, impor asbes di Indonesia meningkat enam kali lipat dibandingkan pada tahun 1990, mencapai 161.823 metrik ton. Baru pada 2014 impor asbes menurun sebesar 32 persen menjadi 109 ribu metrik ton.

Peringkat konsumen tertinggi diduduki oleh China, disusul Rusia, India, Brasil, Indonesia, Uzbekistan, Vietnam, Sri Lanka, Thailand, dan Kazakhstan. Sepuluh negara ini mengonsumsi total 95 persen dari asbes di seluruh dunia.

Sementara produsen terbesar diduduki oleh Rusia, China, Brasil, dan Kazakhstan yang menghasilkan hampir 100 persen asbes yang diperjualbelikan. Rusia sendiri yang Kanada telah menggunakan total total asbes setelah angka kematian akibat peningkatan 60 persen dalam 12 tahun di wilayahnya.
“Industri ini sebenarnya tengah sekarat,”

Semakin banyak negara yang melarang penggunaan asbes, terutama negara-negara maju, membuat permintaan asbes semakin berkurang. Seperti pada umumnya teori ekonomi–sedikit permintaan dari pasar membuat produksi asbes juga berkurang.

“Dalam posisi sekarat, dia berusaha sekuat tenaga untuk bertahan hidup,” kata Wira.

Setelah Kanada menutup tambangnya dan berhenti mengekspor asbes, disusul Brasil yang segera berhenti memproduksi dan melarang penggunaan asbes, kini tinggal Rusia produsen terbesar yang tersisa.

Di negerinya sendiri pun, Rusia mengurangi penggunaan asbes hingga 91 persen, sementara produksinya menurun 41 persen dari 1,1 juta metrik ton pada 2015 menjadi 645 ribu metrik ton pada 2016.

Bagi Wira, industri asbes sebetulnya tinggal menunggu mati saja. Kesadaran akan bahaya paparan asbes terhadap kesehatan mendorong lahirnya kebijakan pelarangan asbes di berbagai belahan dunia.

Dampak Buruk Asbes Bagi Kesehatan Tubuh Manusia

Mengapa asbes termasuk dalam kategori bahan yang sangat berbahaya, karena asbes yang kita kenal terdiri dari serat-serat yang berukuran sangat kecil, kira – kira lebih tipis dari 1/700 rambut kita, serat-serat ini tidak menguap diudara dan tidak terlarut didalam air, jika terhirup oleh paru-paru akan menetap disana dan bisa menyebabkan berbagi macam penyakit.

Asbes dapat membahayakan tubuh kita jika ada bagian yang rusak, sehingga serat – seratnya bisa lepas, ini menjadi berbahaya karena sulit untuk mendeteksi bagai manakah yang dikatakan rusak, dan terkadang kita tidak sadar kalau asbes yang kita gunakan sudah rusak.

Kondis lain yang sangat beresiko adalah saat asbes dipotong atau diperbaiki. Ketika di potong akan mengeluarkan serpihan-serpihan yang berupa serbuk, yang sangat berbahaya bagi paru-paru kita.

CARA PENGURANGI EFEK NEGATIP DARI ASBES .

1. Jika atapmenggunkan asbes, gunakanlah plafon untuk mecegah debu dan serat asbes jatuh kedalam rumah.
2. Ganti asbes setiap 5 tahun sekali, walaupun tidak ada tanda-tanda rusak.
3. Saat mengerjakan asbes, gunakan alat penutup hidung.
4. Buatlah ventilasi yang baik, ventilasi yang baik akan mengurangi efek gas radon yang terkandung didalam asbes.
5. Mengecat asbes bukan solusi untuk mencegahnya asbes terhirup oleh kita, asbes yang rusak walaupun dicat tetapakan menimbulkan dampak yang sama.

PENYAKIT KARENA ASBES .

1. Asbestosis. Yaitu luka pada paru-paru hingga menyebabkan kesulitan bernapas dan dapat mengakibatkan kematian.

2. Mesothelioma. Adalah sejenis kanker yang menyerang selaput pada perut dan dada, mesothelioma baru muncul gejalanya setelah 20 – 30 tahun sejak pertama kali menghirup serat asbes.

3. Kanker paru-paru. Di Negara Negara maju, asbes putih digolongkan sebagai karsinogen ( bahan penyebab kanker).

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *