Bagaimana Hukum Memelihara Anjing dalam Islam?

oleh -0 views
Bagaimana Hukum Memelihara Anjing dalam Islam
Bagaimana Hukum Memelihara Anjing dalam Islam

ANTERO JAKARTA, Indonesia – Belum lama ini sebuah adegan media sosial dengan foto-foto seorang perempuan berjilbab memberi makanan, membelai, membawa, dan memelihara anjing.

Foto yang diunggah oleh netizen bernama Desy Marlina Amin mengundang pro dan kontra di masyarakat karena anjing dianggap haram.

Apa hukum anjing dalam Islam?


Menurut Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ciracas Ustad Anwar, dasar hukum hubungan antara manusia dan hewan, terutama anjing, ada dalam kitab suci Al-Quran Al-Maidah ayat 4 yang berarti:

Mereka menanyakan kepadamu: “Apakah yang dihalalkan bagi mereka?” Katakanlah: “Dihalalkan bagimu yang baik-baik dan (buruan yang ditangkap) oleh binatang buas yang telah kamu ajar dengan melatihnya untuk berburu; kamu mengajarnya menurut apa yang telah diajarkan Allah kepadamu. Maka makanlah dari apa yang ditangkapnya untukmu, dan sebutlah nama Allah atas binatang buas itu (waktu melepaskannya). Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah amat cepat hisab-Nya. (QS Al-Maidah:4)

Bolehkah Keluarga Muslim Memelihara Anjing


Dalam ayat itu dikatakan bahwa memelihara seekor binatang (dalam hal ini anjing) untuk membantu perburuan diperbolehkan, tetapi dengan kondisi tertentu.

“Masih harus diingat bahwa anjing, air liur dan semua bagian tubuhnya tidak bersih,” kata Anwar kepada wartawan pada hari Rabu, 22 Juni.

Karena itu, setiap interaksi seorang Muslim dengan seekor anjing, bagian tubuh yang bersentuhan harus dicuci dengan tanah sebanyak tujuh kali.

“Siapa pun yang merawatnya harus memperhatikan untuk menghindarinya dari menjadi najis,” kata Anwar.

Selain itu, Anwar menambahkan, para malaikat tidak akan memasuki rumah di mana ada seekor anjing.

Meski begitu, anjing tetap makhluk Tuhan yang harus diperlakukan dengan baik. Namun dalam Islam, masih ada aturan tertentu tentang cara memeliharanya.

“Memberi makan dia baik-baik saja, tapi tidak seperti itu,” kata Anwar ketika ditanya tentang foto-foto Desy dan anjing-anjingnya.

Memelihara Anjing Dalam Pandangan Islam

Lebih lanjut, Anwar menganggap bahwa ada cara lain untuk membantu anjing liar tetapi tetap sesuai dengan ajaran agama.

“Jika dia ingin Anda makan dan minum anjing, cukup tempatkan mereka di tempat di mana anjing liar berkumpul. Tanpa harus memegang, belaian, apalagi gambar dengan anjing dan menyebar di media sosial,” katanya. (HNR)

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *