Anggaran Puluhan Miliar Diduga Dikerjakan Asal Asalan dan Molor, LSM Penjara PN Minta Balai Besar Banten Tinjau Lokasi Irigasi yang Digarap PT Permata Maju Jaya

oleh -5.328 views

Anggaran Puluhan Miliar Diduga Dikerjakan Asal Asalan dan Molor, LSM Penjara PN Minta Balai Besar Banten Tinjau Lokasi Irigasi yang Digarap PT Permata Maju Jaya

 

ANTERO.CO SERANG – Proyek pembangunan pekerjaan jaringan irigasi Ciujung di Desa Pontang Kecamatan Pontang Kabupaten Serang Provinsi oleh PT Permata Maju Jaya sebagai pelaksanaan pekerjaan, diduga dikerjakan asal asalan dan diduga molor dalam pelaksanaan pekerjaan.

Pasalnya, pekerjaannya diduga kurang maksimal, banyak sekali kejangalannya. Menurut pantauan beberapa awak media dilapangan, pekerjaan yang harusnya dilaksanakan tanggal 26 Februari 2020 akan tetapi berbeda dalam pelaksanaan pekerjaannya di mulai bulan Maret masa pelaksanaan 270 hari kalender dengan nilai anggaran Rp43,811,281,000,00, (termasuk PPN No. Kontrak Hk. 02.03/PPk-IR-RW-II/BBWSC3/01/2020 bersumber biaya dari dana SBSN.

Saat dikonfirmasi awak media Sabtu (19/9/2020), pelaksana proyek Herianda mengatakan, bahwa mulai dilaksanakannya proyek pembangunan irigasi tersebut tertanggal 26 Februari 2020 titik nol dari Kubang Puji sampai Domas.

Pekerjaan pemasangan pondasi precast atau lining irigasi pasangan sisi miring 2/4 pondasi 30 cm pasangan datar 1/7. Saat ditanya terkait progress pekerjaan tersebut, ia mengaku baru dua minggu bekerja.

“Baru dua minggu bekerja disini, sebelumnya orang lain pelaksananya tapi sudah risen,” kilah Herianda.

Salah satu pekerja lainnya mengatakan, terkait pondasi precast atau lining irigasi bahannya banyak yang tidak berlobang sehingga saat mau di pasang sangat sulit karna harus dibobok supaya bisa ditaro kayu dolken agar pondasi tidak goyang.

“Pekerja pun mengeluh pak, sehingga ketika dipasang menjadi pekerjaan dua kali,” ungkapnya.

Pantauan dilokasi, Proyek miliyaran namun bahan-bahan materialnya banyak yang hancur, terkesan bahan pondasi precast atau lining irigasi tidak berlebel SNI alias KW.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPD LSM Penjara PN Provinsi Banten Rahmat Suteja angkat bicara, pihaknya sangat menyayangkan terhadap pelaksana proyek yang diduga melaksanakan pekerjaannya asal asalan dan molor dari waktu pekerjaan tidak sesuai jadwal, dan meminta pihak Balai Besar Provinsi Banten turun kelapangan guna meninjau proyek pekerjaan yang dikerjakan oleh PT Permata Maju Jaya tersebut.

“Terkait pondasi precast atau lining irigasi terlihat jelas banyak yang sompel, dan pasangan pondasi precast atau lining irigasi banyak tidak berlobang dan molornya waktu pekerjaan. Kami meminta Balai Besar Provinsi Banten terjun langsung kelokasi untuk meninjau pekerjaan,” tegas Rahmat Suteja kepada awak media, Senin (21/9/2020).

Hingga berita ini diterbitkan media masih berupaya konfirmasi, baik terhadap PT Permata Maju Jaya selaku pelaksana dan penanggung jawab pekerjaan proyek irigasi tersebut maupun intansi terkait.(Tim)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *