Akibat Dua Orang PDP, Satu Kampung di Desa Tanjungsari di Rapid Test dan Swab Tim Gugus Tugas Covid-19

oleh -294 views

 

Akibat Dua Orang PDP, Satu Kampung di Desa Tanjungsari di Rapid Test dan Swab Tim Gugus Tugas Covid-19

 

ANTERO.CO LEBAK – Menindaklanjuti adanya Dua orang warga Kampung Sempureun Desa Tanjungsari Kecamatan Maja Kabupaten Lebak Banten, diduga terpapar Virus Corona atau Covid-19 menjadi PDP yang saat ini di rawat di RSUD Banten, Pemerintahaan Desa (Pemdes) Desa Tanjungsari bersama Tim Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Maja dan KabupatenLebak melakukan screening Rapid Test dan Swab massal khusus untuk warga Kampung Sempureun.

“Akibat dari adanya pasien PDP ini,
maka kita ingin, masyarakat kita jangan sampai ada yang terpapar lagi,” kata Kepala Desa (Kades) Desa Tanjungsari, H Muhammad Yusup disela-sela kegiatan Rapid Test dan Swab, di Kampung Sempureun Desa setempat, Kamis (18/06/2020).

Dijelaskannya, bahwa kegiatan ini dilakukan untuk melindungi warga Desa Tanjungsari, khususnya warga Kampung Sempureun yang terkena wabah virus Covid-19.

“Ini guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Ini kepentingan untuk diri sendiri keluarga dan seluruh warga disini (warga desa tanjungsari-red),” terang Yusup.

Ia mengatakan, total warga di Kampung Sempureun tersebut kurang lebih 100 orang lebih, dan sudah dilakukan pemeriksaan kesehatan dua kali, kurang lebih hampir 70 orang, dan sisanya dilakukan rapid test dan swab pada hari ini Kamis (18/06).

“Berangsur-angsur mereka banyak yang mendaftarkan untuk mengikuti rapid test dan swab ini,” imbuhnya.

Mereka antusias untuk di Rapid Test dan Swab, ungkap Yusup, karena pihaknya memberikan pemahaman gencar terus menerus kepada warga, khususnya warga Kampung Sempureun RT01/01.

“Kita tidak ingin ada lagi hal-hal yang sangat mengerikan, seperti yang telah terjadi saat kemarin dua orang PP yang saat ini dirawat di RSUD Banten,” tukasnya.

Menurutnya, kegiatan pemeriksaan kesehatan Rapid Test dan Swab ini dilakukan pihaknya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Selain itu, pihaknya juga membagikan sebanyak 2400 masker yang dibagikan kepada masing-masing warga Desa Tanjungsari

Untuk melindungi warga dari wabah covid-19 ini, Yusup juga mengaku tak bosan bosan mengajak warganya untuk mengikuti instruksi pemerintah menerapkan protokol kesehatan, mencuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah beraktivitas, memakai masker dan jaga jarak

“Saya berharap setelah ini, semuanya kembali normal kembali sehat, dan tidak lagi ada gangguan-gangguan kesehatan yang sangat mengerikan. Sehingga mereka, bisa beraktivitas kembali dan mencari kebutuhan hidup dengan nyaman,” pungkasnya.

Sementara itu Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Maja, dr Jauhari mengatakan, rapid test swab massal yang dilakukan di Kampung Sempureun Desa Tanjungsari ini menindaklanjuti kasus OTG Conform Positif Covid sejumlah dua orang yang saat ini di rawat di RSUD Banten.

“Bersama tim gugus tugas Covid-19 Kabupaten Lebak bergabung dengan tim gugus tugas Covid-19 Kecamatan Maja, rapid swab massal di Desa Tanjungsari khususnya di Kampung Sempureun ini supaya cepat terdetek OTG OTG denga yang Conform Positif, sehingga kita bisa tindaklanjuti segera,” jelasnya, seraya menghimbau masyarakat di wilayah Kecamatan Maja untuk menerapkan Protokol Kesehatan.

“Untuk masyarakat Tanjungsari khususnya warga Kampung Sempureun dan umumnya masyarakat Kecamatan Maja untuk melaksanakan protokol kesehatan, mencuci tangan pakai sabun, pakai masker dan jaga jarak,” pesan dr Jauhari Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Maja sekaligus Kepala Puskesmas Maja ini. (Bud)

 

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *