Akhirnya, Dua Perusahaan Bantu Ponpes Al Juhariyah di Kampung Cibeureum

oleh -10 views

Akhirnya, Dua Perusahaan Bantu Ponpes Al Juhariyah di Kampung Cibeureum

 

ANTERO.CO SERANG – Akibat banjir meluapnya anak sungai Cidurian beberapa bulan yang lalu terlihat dampak yang sangat memprihatinkan terasa sekali oleh pondok pesantren Al-Juhariyah yang beralamat di kampung Cibeureum desa Cikande kecamatan Cikande kabupaten Serang provinsi Banten, tinggi air saat itu mencapai sebatas pinggang orang dewasa perkiraan 1 meter, pondok pesantren tersebut di himpit oleh 3 perusahaan yaitu PT. Frans Putratex, PT. Sari Daya Plasindo dan PT TSIK.

Menurut sekretaris desa Cikande, Andi Winata SE kalau di musim hujan di kampung Cibeureum sudah menjadi langganan banjir.

“Memang benar kalau di kampung Cibeureum desa Cikande itu kalau di musim hujan sudah menjadi langganan banjir dibeberapa rumah warga namun memang titik terparah di pondok pesantren Al-Juhariyah milik pimpinan Ustad Wawan Kurniawan,” katanya.

“Tapi sekarang alhamdulilah berkat bantuan dari rekan rekan aktivis Forum Cikoja dan di motivasi juga oleh pihak pemerintah desa kemarin yang diwakili oleh ibu asih di aula pondok pesantren mencari solusi proses demi proses yang di lalui pada titik pondok pesantren dengan cara musyawarah bersama aktivis Cikoja, pemerintah desa Cikande dan 3 perusahaan yang dekat dengan pondok pesantren, alhamdulilah infonya 2 perusahaan yang masih aktif produksi yaitu PT. Frans Putratex dan PT SDP memberikan bantuan untuk mengurug lahan pondok pesantren yang dataran sangat rendah kurang lebih dengan luas lahan 20 meter X 25 meter, kami ucapkan banyak terima kasih kepada 2 perusahaan yang sudah perduli kepada warga kami.ungkapnya. Selasa 16 Maret 2021,” terangnya.

Wawan Kurniawan sebagai pimpinan pondok pesantren Al juhariyah mengucapkan terima kasih atas kunjungan nya, dan bantuan nya dari semua pihak.

“Saya sebagai pimpinan pondok pesantren Al-Juhariyah mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak antara lain temen-temen aktivis forum Cikoja, perwakilan desa Cikande dan 2 perwakilan dari perusahaan yang sudah menghasilkan mufakat dalam musyawarah bersama ini, untuk mengurug lahan pondok pesantren kami, bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami sekeluarga dan santri santri, harapan saya semoga setelah di urug Ponpes kami tidak kebanjiran lagi,” ungkapnya.

Ujang supriatna selaku sekertaris daerah pormasi cikoja mengatakan, kami sangat mengapresiasi dari pihak perusahaan yang sudah mau membantu pondok pesantren Al juhariyah yang mana dana bantuan tersebut langsung di terima oleh ustad wawan Kurniawan sebagai pimpinan pondok pesantren nya.

“Untuk pengurukan, perusahaan memberikan langsung kepada ustad Wawan selaku pemilik pondok pesantren, dimana uang tersebut untuk biaya pengurukan pondok. ” Terang sekda.

Ditempat terpisah Sahananto selaku pemimpin PT SDP mengatakan, semoga dana bantuan yang diberikan dapat bermanfaat untuk warga pondok pesantren.

“Bantuan kami kepada pondok pesantren yang kami lihat pendidikannya, jika nanti sudah di perbaiki santri-santri yang pulang kerumah bisa balik lagi kepondok untuk belajar kembali. tutur nya.
Fery perwakilan dari PT Frans Putratex saat dikonfirmasi mengatakan dana bantuan yang diberikan kepada pondok pesantren milik Ustad Wawan dapat digunakan sesuai peruntukannya yaitu mengurug lahan Ponpes yang rendah dan merenovasi tempat anak-anak santri agar mereka dapat belajar dengan nyaman,” tutupnya. (Dimas/Najarudin)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *