ACT Banten Bantu Usaha Kecil yang Nyaris Bangkrut Saat Pandemi COVID-19

oleh -14 views

ACT Banten Bantu Usaha Kecil yang Nyaris Bangkrut Saat Pandemi COVID-19

 

ANTERO.CO BANTEN – Lembaga kemanusia nirlaba Aksi Cepat Tanggap (ACT) Banten menyalurkan bantuan Sedekah modal Usaha bagi usaha usaha kecil yang nyaris bangkrut saat pandemi COVID-19.

ACT salurkan bantuan Sedekah Modal Usaha sebesar Rp500.000 untuk Perempuan penggerak usaha di Kota Serang Banten.

ACT realisasikan program Sahabat Usaha Mikro Indonesia (Sahabat UMI) dengan memberikan Sedakah Modal Usaha untuk Perempuan penggerak usaha memulihkan perekonomian keluarga untuk menyelamat usaha dari kebangkrutan disaat wabah pandemi COVID-19,” kata Sukma Jayalaksana, Kepala Program ACT Banten kepada ANTERO.CO di Serang Banten, Minggu (31/05/2020).

Dijelaskannya, bantuan ini dikucurkan, untuk menumbuh kembangkan Usaha Mikro dengan dana sedekah dari para donatur.

“Sahabat UMI merupakan sedekah modal kerja yang dikhususkan bagi pelaku usaha Perempuan pemilik usaha rumahan atau pedagang keliling yang terdampak pandemi Covid-19. Terealisasinya program ini dilandaskan oleh beberapa fakta yang terjadi di lapangan,” ujarnya.

Menurut Sukma, beberapa usaha kecil mikro yang dibantu Sahabat UMI, penjahit, penjual baso dan usaha kuliner yang dengan gerakan ibu hebat untuk membantu keluarga.

“Semoga bantuan modal ini akan menjadi bantuan terbaik untuk para Ibu yang berjuang menggerakkan perekonomian keluarga sekaligus menghidupkan sektor usaha mikro,” harapnya.

Sementara itu, Tatin Supriatin (55) warga Komplek Taman Banten Kelurahan Lestari Block F 14D No 9 RT004/025 Kelurahan Unyur Kecamatan Serang Kota, Serang Banten, yang bekerja sehari-hari sebagai penjahit rumahan disekitar lingkungannya menuturkan, dimasa pandemi Virus Covid 19, hampir tidak ada orderan menjahit, 1 sampai 2 orang perhari orderan menjahit,dengan penghasilan 30 ribu perhari.

Sebelumnya, menurut Tatin, sebelum ada wabah virus corona atau Covid-19, penghasilan perhari Rp150 ribu.

“Menurunnya pendapatan, banyaknya pengeluaran tidak sebanding dengan pendapatan,” imbuhnya.

Apalagi, ungkap dia, saat ini sekolah mulai masuk ajaran baru,peluang pesanan menjahit ada, modal tidak ada habis buat sehari-hari.

“Alhamdulilah, di setiap kesulitan pasti ada kemudahan, Allah memberikan jalan ACT memberikan Sedekah Modal Usaha, tentunya akan saya pergunakan sebaik-baiknya,” ucapnya.

Dikatakan Tatin, harapan itu masih ada, peluang dengan masuk siswa-siswa sekolah ajaran baru untuk memesan jasa jahit dan Sedekah Modal Usaha dari ACT, dirinya optimis bisa bangkit kembali usaha menjahitnya.

 

Kontributor :Arya |Editor :Budi Harto

 

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *