7 Warga Asal Serang Terseret Ombak di Pantai Pasir Putih, 3 orangTewas

oleh -2 views
7 Warga Asal Serang Terseret Ombak di Pantai Pasir Putih, 3 orangTewas
7 Warga Asal Serang Terseret Ombak di Pantai Pasir Putih, 3 orangTewas

ANTERO | Lebak – Sebanyak tujuh orang wisatawan asal Kabupaten Serang, Provinsi Banten terseret ombak di Pantai Pasir Putih, Desa Ciparahu, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak pada Minggu, 8 Juli 2018 sekira Siang pukul. 11. 00 WIB.

Informasi diperoleh, ketiga korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia yakni, Muhniar (18), Yuliana (18), dan Maryani (16) masing-masing beralamat di Kampung Yuda RT.01 RW.01 Desa Mander, Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang, Provinsi Banten.

Baca juga: Pemuda Asal Warunggunung Tewas Tenggelam di Sungai Ciberang

Sementara, empat orang korban selamat yakni, Aswaya (26), Sahrul (16), Marjuk (22), Mamak (20) beralamatkan yang sama warga Kampung Yuda RT.01 RW.01, Desa Mander, Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang.

Melalui informasi tertulisnya, Kapolsek Panggarangan AKP Tatang Witarsa membenarkan insiden tersebut, bahwa pada pukul 10.00 WIB para korban yang sedang menginap di Villa Kuning, Desa Ciparahu, Kecamatan Cihara dikarenakan ada kegiatan dari Sanggar Kampung Seni Yudha Asri tempatnya Latihan Tari Tradisional Banten pada hari Sabtu, 7 Juli 2018.

 

Awalnya, terang Kapolsek , para korban yang rencananya akan pulang ketempat asalnya setelah habis dzuhur, para korban memanfaatkan waktu luang tersebut untuk bermain di pantai yang berada di depan seberang Villa tempat mereka menginap.

“Para Korban yang sejumlah 7 orang tersebut sedang bermain pasir dan foto-foto di pinggir pantai. Tiba-tiba datang ombak besar sebanyak 2 kali sehingga menggulung dan menyeret para korban sebanyak 7 orang ke laut,” paparnya.

Pihaknya menjelaskan, meski korban sempat diselamatkan oleh sebagian rombongan dan di bantu oleh Warga dan Petugas BPBD untuk di selamatkan. Ke tujuh korban berhasil di evakuasi ke daratan akan tetapi 3 orang dari mereka nyawanya tidak dapat tertolong di duga karena tubuhnya terlalu banyak kemasukan air laut.

“Setelah itu, para korban baik yang selamat maupun yang meninggal di larikan Ke RSUD Malingping guna mendapatkan penanganan medis. Saat ini korban masih di RSUD dan rencananya untuk korban meninggal dunia dan korban selamat hari ini juga akan langsung di bawa ke Serang,” pungkasnya. (Bud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *