24 santri lulus,Pondok Pesantren Ashabul Kahfi Selenggarakan Perpisahan

oleh -52 views

ANTERO. CO, Jeruk tipis, -Suasana bahagia bercampur haru nampak terlihat di wajah-wajah santri yang telah di nyatakan lulus menempuh pendidikan Diniyah di Ponpes Ashabul kahfi, kampung luwung semut, Desa jeruk tipis kecamatan kragilan kabupaten serang, minggu (12/07/2020).

Suasana bertambah mengharu biru setelah penyerahan surat tanda kelulusan yang di serahkan langsung pengurus ponpes kepada santri dan di saksikan para wali santri dalam sesi perpisahan, ada sebanyak 24 santri yang di lepas dalam acara perpisahan ini, dari jumlah total 120 santri yang menimba ilmu di ponpes tersebut.

24 santri lulus,Pondok Pesantren Ashabul Kahfi Selenggarakan Perpisahan
24 santri lulus,Pondok Pesantren Ashabul Kahfi Selenggarakan Perpisahan

Ustad Saifullah, “selaku pengasuh pondok pesantren Ashabul kahfi menyampaikan, ” Ke-24 santri pada hari ini kami lepas , karena sudah lulus dengan hasil yang memuaskan, harapan kami ilmu yang di dapat di ponpes ini benar-benar dapat bermamfaat bagi santri untuk menambah jenjang pendidikan lebih lanjut, kami sangat mengapresiasi atas segala bentuk kepercayaan para wali santri yang sudah mempercayakan buah hati mereka untuk di didik di ponpes Ashabul Kahfi ini walau keadaan ponpes ini banyak kekurangan dan perlu pembenahan, “tutur beliau.

24 santri lulus,Pondok Pesantren Ashabul Kahfi Selenggarakan Perpisahan
24 santri lulus,Pondok Pesantren Ashabul Kahfi Selenggarakan Perpisahan

Masih di tempat yang sama, Janim selaku paman dari Muhammad piqih dan rehan yang ikut hadir dalam acara perpisahan tersebut menyampaikan, ” Kami masyarakat luwung semut desa jeruk tipis, sangat merasa terbantu dengan adanya Ponpes Ashabul kahfi ini, mengingat pendidikan agama merupakan modal dasar untuk menciptakan para generasi penerus bangsa yang mempunyai ahlak baik dan iman yang kuat serta moral yang sampurna. “Ungkap beliau.

Masih , Janim, ” Kami juga berharap sarana pendidikan penting ini , bisa mendapat perhatian khusus dari pemerintah, pasalnya ponpes Ashabul kahfi ini perlu banyak yang di benahi dan perlu bantuan, baik terkait bangunan ruang belajar santri yang sangat minim maupun tenaga pendidik, mungkin masyarakat atau pemerintah belum banyak yang mengenal ponpes ini, selain di bangun di tempat yang agak terisolir jauh dari keramaian juga kurangnya relasi atau hubungan dengan instansi terkait, bisa jadi para ustad sibuk memberikan pendidikan sehingga untuk berjejaring dengan instansi belum di sempatkan, namun secara khusus ponpes Ashabul kahfi ini perlu bantuan para darmawan dan pemerintah serta instansi terkait. “Tegas Janim, kepada media.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *