100 Hari Kerja Kapolri, BAM Indonesia: Kerja Kepolisian Sesuai Semangat Modernisasi 

oleh -7 views
100 Hari Kerja Kapolri, BAM Indonesia: Kerja Kepolisian Sesuai Semangat Modernisasi 
100 Hari Kerja Kapolri, BAM Indonesia: Kerja Kepolisian Sesuai Semangat Modernisasi 

Koordinator Presidium Nasional Barisan Aktivis Muda (BAM) Indonesia, Enday Hidayat mengapresiasi perubahan positif di berbagai sektor pada institusi Kepolisian Republik Indonesia tepat 100 hari kerja Jenderal Listyo Sigit Prabowo sejak dilantik pada 27 Januari 2021 lalu.

“Institusi Kepolisian dibawah komando pak Sigit mampu menerjemahkan pesan zaman, saya rasa Kapolri sangat menyadari bahwa saat ini era digital, oleh karenanya revolusi sistem dari yang semula manual-konfensional kini bertransformasi menuju teknologi-moderenisasi. Banyak sistem informasi canggih yang sudah diberlakukan, untuk hal tersebut saya dan kawan-kawan aktivis dari berbagai elemen apresiasi keberhasilan Kapolri,” kata Enday kepada Wartawan di Jakarta, Minggu, (9/5/21).

Enday juga menilai bahwa moto Polri Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi dan Berkeadilan) memberikan semangat baru bagi internal Polri dan dampaknya juga sangat dirasakan oleh berbagai elemen masyarakat.

“Implementasi program Polri Presisi dalam 100 hari kerja, saya rasa sangat nyata dampaknya dirasakan oleh masyarakat, dan ini memupuk harapan dan kepercayaan publik terhadap institusi Polri. Kalau dulu, mungkin kinerja Kapolri itu hanya diketahui oleh orang-orang yang ditinggal di Jakarta saja atau pulau Jawa saja, tapi kalau sekarang kinerja Kapolri dan program-program yang sudah dijalankan sudah dikomunikasikan dengan lebih baik ke berbagai elemen masyarakat sekalipun itu di perbatasan. Saya diskusi dengan temen-temen aktivis di berbagai daerah,  semuanya mendukung semangat perubahan menuju moderenisasi Kepolisian,” paparnya.

Dalam keterangan lanjutannya, Enday menilai bahwa perubahan yang terjadi di tubuh Kepolisian tidak hanya berhenti di persoalan teknologi saja tetapi dari sisi penegakan hukum dan pendekatan terhadap masyarakat.

“Teknologi itu penting dan suatu keniscayaan, tapi yang lebih penting diatas segala-galanya adalah penegakan hukum yang berkeadilan. Untuk persoalan ini, trendnya sangat baik dan harus terus ditingkatkan. Disamping itu, upaya silaturrahmi Kapolri kepada tokoh-tokoh masyarakat, agama dan pemuda  memberikan penegasan bahwa kapolri sangat dekat dengan masyarakat dan legacy ini tentu harus diikuti oleh seluruh jajaran dibawahnya,,” terangnya.

Terkahir, Enday menyatakan dukungannya kepada Jenderal Sigit Prabowo untuk terus memperbaiki wajah Kepolisian dan menciptakan iklim penegakan hukum yang sehat dan bersih dari praktik-praktik korupsi.

“Kami dukung terus usaha Kapolri dalam upaya penegakan hukum yang berkeadilan, kita harus bersama-sama sebagai anak bangsa, sebab tidak bisa jalan sendiri memperbaiki penegakan hukum di Negara seluas ini tanpa dukungan masyarakat,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *